oleh :winarno
PENDAHULUAN
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pendukung keberhasilan proses belajar mengajar (Sunarno, 1998). Komputer termasuk salah satu media pembelajaran. Pengunaan komputer dalam pembelajaran merupakan aplikasi teknologi dalam pendidikan. Pada dasarnya teknologi dapat menunjang proses pencapaian tujuan pendidikan. Namun sementara ini, komputer sebagai produk teknologi khususnya di sekolah-sekolah kurang dimanfaatkan secara optimal, hanya sebatas word processing saja. Kini yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menjadikan teknologi (komputer) dapat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan.
Di lapangan, sistem penyajian (materi) melalui komputer dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti : hyperteks, simulasi–demontrasi ataupun tutorial. Tiap-tiap sistem memiliki keistimewaan masing–masing. Sangat menarik jika keunggulan masing–masing sistem tersebut digabungkan ke dalam satu bentuk model yang dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga proses belajar mengajar akan lebih berkesan dan bermakna.
Pengajaran fisika berbantuan komputer dapat dibuat lebih menarik lagi dengan menggunakan program adobe flash, Microsoft office excel, photoshop, corelDRAW yang kemudian dipadukan dalam program powerpoint. Program-program ini yang dapat memberi kesan gambar tiga dimensi, warna yang lebih tajam, animasi dan simulasi yang dipadukan dengan teks dan suara. Sehingga gejala-gejala fisis dapat ditampilkan dengan lebih menarik dan berkesan. Penggunaan komputer ini diharapkan dapat menjadi salah satu alat untuk menyusun dan mengembangkan bahan ajar yang menarik, inovatif dan merangsang serta menantang rasa ingin tahu siswa yang kemudian dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
TINJAUAN PUSTAKA
Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang dapat terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya, proses belajar itu terjadi karena interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu, belajar dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Apabila proses belajar itu diselenggarakan secara formal di sekolah-sekolah, tidak lain dimaksudkan untuk mengarahkan perubahan pada diri siswa secara terencana, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Selain guru dituntut untuk mencerdaskan siswa sebagai manusia yang berwawasan dan intelek, guru juga sebagai tenaga pendidik dituntut agar mampu menggunakan alat dan bahan yang tersedia dan berhubungan dengan kegiatan proses belaja mengejar di sekolah secara profesional, kreatif, dan bertangungjawab. Untuk itu dibutuhkan seorang guru yang harus memeiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup utamanya dalam hal media pembelajaran, yang meliputi :
1. Media sebagai alat komunikasi
2. Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan
3. Hubungan antara metode mengajar dan media pembelajaran
4. Manfaat media pembelajaran
5. Pemilihan dan penggunaan media pembelajaran
A. Komputer dalam Pembelajaran
Kegunaan utama komputer adalah untuk simulasi, penanganan data, teknologi informasi dan pengolahan kata. Melalui pemrograman, komputer mampu mem-visualisasikan materi-materi pelajaran yang sulit untuk disajikan, terutama mengenai fenomena fisis yang bersifat abstrak, misalnya gerak parabola, penjalaran gelombang, gerak lurus beraturan, gerak melingkar beraturan, arus listrik, medan magnet, medan listrik, peristiwa elektrolisis dan sebagainya.
Dengan bantuan komputer, gejala-gejala fisis yang sulit dapat divisualisasikan ke hadapan siswa. Peran komputer dalam pembelajaran menurut www.geocities.com/wan noormahzira/kajianpp4. html (2003): 1). Komputer sebagai pakar yang dirujuk (seperti pengajar) dikenal dengan istilah ‘Komperu’; 2). Komputer sebagai pembimbing/tutor; 3). Komputer sebagai penyimpan data akademik (Administrator); 4). Komputer sebagai penyelia dan pemeriksa.
Menurut Heinich. et al. (1996) aplikasi komputer sebagai alat bantu proses belajar memberikan beberapa keuntungan, diantaranya : kemampuan dalam memberikan feedback yang segera.
Hal ini, memungkinkan siswa untuk dapat belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya masing-masing dalam memahami pengetahuan dan informasi yang disajikan. Adanya keleluasaan memilih urutan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan.
Keuntungan lainnya adalah mampu menghemat waktu dan biaya. Contohnya adalah program komputer simulasi untuk melakukan percobaan/eksperimen pada bidang studi sains dan teknologi. Penggunaan program simulasi dapat mengurangi biaya bahan dan peralatan percobaan. Selain dapat merekam hasil belajar (record keeping), memeriksa dan memberikan skor hasil belajar secara otomatis, juga mampu memberikan preskripsi atau saran siswa untuk melakukan kegiatan belajar tertentu.
Kelebihan komputer dalam mengintegrasikan komponen warna, musik dan animasi grafik (graphic animation) menyebabkan komputer mampu menyampai-kan informasi dan pengetahuan dengan tingkat realisme yang tinggi.
Wardiman Djojonegoro (dalam Sunarno, 1998) mengatakan bahwa "Sudah waktunya untuk menjajaki penggunaan berbagai media pengajaran seperti komputer yang dengan kemampuan visualisasi dan animasinya telah terbukti efektif membantu pemahaman konsep-konsep yang sulit dan abstrak.”
B. Konsep Dasar Media Pembelajaran
Dalam arti umum, media merupakan semua bentuk perantara yang dipakai orang sebagai penyebar ide sehingga gagasan tersebut sampai kepada penerima. Sementara itu media juga merupakan saluran (channel) yang dapat memperluas kemampuan manusia untuk melihat, mendengar, merasakan, yang semula sangat terbatas. (Santosa; Mc. Luhan; Blake dan Horal; dalam Ruseffendi, 1982).
Pengertian media pembelajaran tidak jauh berbeda dengan pengertian media dalam proses komunikasi. Menurut Schramm (Prastati, 2001), media pembelajaran dapat diartikan sebagai teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Sedangkan menurut Briggs (Prastati, 2001) media pembelajaran diartikan sebagai sarana untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran. Sarana yang dimaksud dapat berupa perangkat keras maupun perangkat lunak. Sarana pembelajaran yang berupa perangkat keras antara lain adalah papan tulis, penggaris, jangka, timbangan, dan kartu permainan bilangan. Sedangkan contoh sarana yang dikategorikan sebagai perangkat lunak antara lain adalah lembar kerja siswa, lembar tugas, petunjuk permainan matematika, dan program-program komputer.
Beberapa jenis media pembelajaran berbasis komputer, diantaranya adalah :
1. Media Presentasi Pembelajaran (MPP)
MPP adalah alat bantu guru dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Media ini berisi pokok-pokok materi yang diajarkan. Dalam penggunaannya diperlukan improvisasi dari guru dalam transformasi materi ke siswa. Supaya media ini dapat dipelajari oleh pengguna lain, perlu disertakan bahan/uraian materi yang disajikan secara terpisah dari karya MPP.
2. VCD Media Pembelajaran (VMP)
VMP adalah materi pelajaran yang dikemas secara audio-visual yang merupakan hasil proses kreatif (shooting)
3. Software Pembelajaran Mandiri (SPM) )
SPM adalah bahan belajar yang dimanfaatkan oleh siswa dalam proses pembelajaran secara mandiri sehingga peran guru tidak dominan. Dalam media ini kedalaman materi dan interaktivitas media diharapkan mampu memunculkan stimulus dan respon siswa
Dari berbagai pendapat tentang arti media pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan kata lain, media pendidikan adalah perangkat lunak (software) dan atau perangkat keras (hardware) yang berfungsi sebagai alat belajar atau alat bantu belajar.
Leshin, dkk(1992) menggolongkan media pembelajaran menjadi empat bagian yaitu media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main peran, kegiatan kelompok, dan lain-lain), media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku kerja/latihan, dan lembaran lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta, figur/gambar, transparansi, film bingkai atau slide), media berbasis audio-visual (video, film, slide bersama tape, televisi), dan media berbasis komputer (pengajaran dengan bantuan komputer dan video interaktif). Pembahasan lebih lanjut akan dibatasi hanya pada media berbasis komputer.
Komputer dewasa ini memiliki kemampuan untuk menggabungkan dan mengendalikan berbagai peralatan lainnya, seperti CD player, video tape, dan audio tape. Di samping itu, komputer dapat merekam, menganalisis, dan memberi reaksi kepada respon yang diinput oleh pemakai atau siswa.
Komputer adalah hasil teknologi modern yang membuka kemungkinan yang besar sebagai alat pendidikan. Dewasa ini komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidikan dan latihan. Komputer berperan sebagai manajer dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan Computer-Managed Instruction (CMI). Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar; pemanfaatannya meliputi penyajian informasi isi materi pelajaran, latihan, atau kedua-duanya. Modus ini dikenal sebagai pengajaran dengan bantuan komputer (Computer-assisted Instruction-CAI). CAI mendukung pengajaran dan pelatihan akan tetapi ia bukanlah penyampai utama materi pelajaran. Komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan lainnya disampaikan bukan dengan media komputer.
Dengan menggunakan perangkat lunak, komputer dapat digunakan untuk membuat program belajar-mengajar yang memungkinkan dilaksanakannya berbagai kegiatan seperti presentase informasi dalam bentuk teks, grafik, simulasi, animasi, latihan-latihan, umpan balik langsung, instruksi yang bersifat individual sesuai dengan kemajuan belajarnya, dan lain-lain.
Komputer juga dapat digunakan untuk menampilkan konsep-konsep fisika yang abstrak menjadi nyata melalui visualisasi statis maupun dengan visualisasi dinamis (animasi). Melalui animasi dapat dibuat suatu konsep yang lebih menarik sehingga menambah motivasi untuk mempelajari fisika.
Saat ini ada beberapa bahasa pemprograman dan program aplikasi yang dapat dipergunakan untuk pembuatan program animasi, antara lain Turbo Pascal, Basic, Fortran dan lain-lain. Bahasa-bahasa pemprograman tersebut dapat dipergunakan untuk pembuatan animasi namun hasilnya kurang baik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penyempurnaan yaitu dengan melakukan analisa dan mencari model pembuatan animasi lain. Salah satu model animasi yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan adobe Flash. Namun di samping itu, flash juga mempunyai kekurangan seperti untuk membuat animasi yang kompleks tentu memerlukan waktu, untuk membuat navigasi tentu perlu memahami actionscript.
C. Animasi Fisika
Sudah menjadi pendapat umum bahwa fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang diminati. Salah satu penyebabnya adalah fisika banyak mempunyai konsep yang bersifat abstrak sehingga sukar membayangkannya. Oleh sebab itu banyak siswa yang langsung saja bekerja dengan rumus-rumus fisika tanpa mencoba berusaha untuk mempelajari latar belakang falsafah yang mendasarinya.
Bila saja konsep-konsep yang bersifat abstrak itu dapat dibuat menjadi nyata sehingga mudah ditangkap oleh pancaindera, maka masalahnya akan sangat berbeda. Dalam usaha ke arah itu, maka mata pelajaran fisika didampingi dengan praktikum fisika, namun tidak semua masalah fisika dapat disimulasikan di laboratorium, lebih lagi penggunaan laboratorium terbatas hanya di sekolah.
Dalam fisika ada dua gejala yang dapat divisualisasikan, yaitu (1) yang berkaitan dengan gerak seperti gejala gelombang, gerak elektron-elektron di dalam atom, gerak molekul-molekul gas dalam wadah ketika dipanaskan, dan lain sebagainya; (2) yang berkaitan dengan gerak seperti garis gaya listrik, pola interferensi, difraksi, dan lain sebagainya (Soegeng: 1994).
Mengingat fisika merupakan konsep yang relatif abstrak, maka animasi terhadap konsep yang abstrak dapat membantu memudahkan penyerapan fisika oleh pengguna.
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad, Azhar. 2004. Media Pembelajaran. Edisi 1, Cetakan Ke-5. Jakarta: PT Grafindo Persada. Jakarta.
Astuti, Dwi. 2006. Teknik Membuat Animasi Professional Menggunakan Macromedia Flash 8. Yogyakarta: ANDI Offset.
Ishaq. 2001. Pembuatan Bahan Ajar Fisika SMU Unit Dinamika Gerak Lurus Dengan Bahasa Pemprograman Turbo Pascal. Skripsi. UNM. Makassar.
Tim Peneliti dan Pengembang Wahana Komputer. 2004. Pembuatan Animasi Dengan Macromedia Flash Professional 8. Jakarta: Salemba Infotek.
-->
Tampilkan postingan dengan label ilu dasar keberhasilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilu dasar keberhasilan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 November 2009
Teori : PENGERTIAN KOMUNIKASI
Dalam rangka pembahasan mengenai “ teknik komunikasi ” terlebih dahulu perlu dijelaskan pengertian komunikasi. Jadi, sebelum kita mengadakan paparan untuk menjawab pertanyaan “ bagaimana kita berkomunikasi ” (how to communicate), terlebih dahulu kita harus merasa jelas tentang “ apa itu komunikasi ” (what is communication), pengertian komunikasi dengan segala aspek yang dicakupnya. Pengertian komunikasi hams ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu komunikasi dalam pengertian secara umum dan pengertian secara paradigmatik, sehingga akan menjadi jelas bagaimana pelaksanaan teknik komunikasi itu. 1. Pengertian komunikasi secara umum Setiap orang yang hidup dalam masyarakat, sejak bangun tidur sampai tidur lagi, secara kodrati senantiasa terlibat dalam komunikasi. Terjadinya komunikasi adalah sebagai konsekuensi hubungan sosial (social relations). Masyarakat paling sedikit terdiri dari duaorang yang saling berhubungan satu sama lain yang, karena berhubungan, menimbulkan interaksi sosial (social interaction). Terjadinya interaksi sosial disebabkan interkomunikasi (intercommunication). Komunikasi dalam pengertian umum dapat dilihat dari dua segi: a. Pengertian komunikasi secara etimologis. Secara etimologis atau menurut asal katanya, istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin communicationdan perkataan ini bersumber pada kata communis. Perkataan communis tersebut dalam pembahasan kita ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai komunis yang sering dijumpai dalam kegiatan politik. Arti communis di sini adalah sama, dalam arti kata sama makna, yaitu sama makna mengenai suatu hal. Jadi, komunikasi berlangsung apabila antara orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan. Jelasnya, jika seseorang mengerti tentang sesuatu yang dinyatakan orang lain kepadanya, maka komunikasi berlangsung. Dengan lain perkataan, hubungan antara mereka itu bersifat komunikatif. Sebaliknya jika ia tidak mengerti, komunikasi tidak berlangsung. Dengan lain perkataan, hubungan antaraorang-orang itu ddak komunikatif.
b. Pengertian komunikasi secara terminologis. Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Dari pengertian itu jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang, di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain. Jadi, yang terlibat dalam komunikasi itu adalah manusia. Karena itu, komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah komunikasi manusia atau dalam bahasa asing human communication, yang sering kali pula disebut komunikasi sosial atau social comunication. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antarmanusia dinamakan komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan karena hanya pada manusia-manusiayang bermasyarakat terjadinya komunikasi. Masyarakat terbentuk dari paling sedikit dua orang yang saling berhubungan dengan komunikasi sebagai penjalinnya. Robinson Crusoe, yang hidup menyendiri di sebuah pulau terpencil, tidak hidup bermasyarakat karena dia hidup sendirian. Oleh sebab itu dia tidak berkomunikasi dengan siapa-siapa. Dari pengertian di atas/ komunikasiyang dibahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan, komunikasi transendental, dan komunikasi fisik. Komunikasi hewan adalah komunikasi antarhewan. Gajah dengan gajah berkomunikasi, bumng dengan bumng berkomunikasi,dan sebagainya. Pada kenyataannya memang ada manusia berkomunikasi dengan hewan, misalnya polisi dengan anjing pelacak, petani pembajak sawah dengan kerbau piaraannya,dan sebagainya. Tetapi komunikasi tersebut tidak termasuk pembahasan di sini. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “ gaib ” , termasuk komunikasi dengan Tuhan. Orang yang sedang sembahyang, baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang tengah meminta sesuatu, misalnya sembahyang hajat atau sembahyang istikharah di kalangan pemeluk agama Islam, adalah tengah berkomunikasi dengan Tuhan. Tetapi komunikasi jenis ini bukan komunikasi sosial, komunikasi antarmanusia. Komunikasi fisik adalah komunikasiyang menghubungkan tempat yang satu dengan tempat yang lain, misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta apt, bis, pesawat terbang, dan lain-lain kendaraan, yang mengangkut manusia. Tetapi ini bukan komunikasi sosial atau komunikasi antarmanusia.
Jadi, bukan masalah yang dibahas disini, meskipun ada kalanya terdapat kaitannya pula dengan komunikasi antarmanusia, misalnya surat berisikan pesan seseorang kepadaorang lain yang diangkut oleh kereta api atau pesawat terbang. Jadi, teknik berkomunikasi yang menjadi pokok permasalahan dalam pembahasan di sini adalah komunikasi antara seseorang dengan orang lain, komunikasi manusia atau komunikasi sosial yang, sebagaimana ditegaskan di atas, mengandung makna “ proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain ” . 2. Pengertian komunikasi secara paradigmatis Telah dijelaskan di muka dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekuensi dari hubungan sosial. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlihat pada perjumpaan dua orang. Mereka saling memberikan salam, bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga, dan sebagainya. Atau dapat disaksikan pada dua orang yang , meskipun tidak saling mengenai sebelumnya, tetapi karena duduk berdekatan, lalu terlibat dalam percakapan, misalnya di dalam kereta api, bis, atau pesawat terbang.
Pada kedua contoh situasi komunikasi itu tidak terdapat tujuan apa- apa, tetapi sekadar membunuh waktu karena rasanya tidak enak duduk bersama-sama berjam-jam tanpa saling menyapa. Dalam pengertian paradigmatis, komunikasi mengandung tujuan ter-tentu; ada yang dilakukan secara lisan, secara tatap muka, atau melalui media, baik media massa seperti surat kabar, radio, televisi, atau film, maupun media nonmassa, misalnya surat, telepon, papan pengumuman, poster, spandoek,dan sebagainya. Jadi komunikasi dalam pengertian paradigmatis bersifat intensional (intentional), mengandung tujuan; karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. Sejauh mana kadar perencanaan itu, bergantung kepada pesanyang akan dikomunikasikan dan pada komunikan yang dijadikan sasaran. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatis ini banyak definisi yang dikemukakan oleh para ahli, tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanyayang hakiki, yaitu:
Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan, yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude), pendapat (opinion), atau perilaku (behavior). Jadi ditinjau dari segi si penyampai pernyataan, komunikasi yangbertujuan bersifat informatifdan persuasif. Komunikasi persuasif (persuasive communication) lebih sulit daripada komunikasi informatif (informative communicattion), karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap, pendapat, atau penlaku seseorang atau sejumlahorang. Demikian pengertian komunikasi secara umum dan secara paradigmatis yang penting untuk dipahami sebagai landasan bagi penguasaan teknik berkomunikasi. Adalah komunikasi secara paradigmatis yang dipelajari dan diteliti ilmu Komunikasi.
PROSES KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diutarakan di atas, tampak ada-nya sejumlah komponen atau unsur yang dicakup, yang merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Dalam “ bahasa komunikasi ” komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut: - komunikator -orang yang menyampaikan pesan; - pesan - pernyataan yang didukung oleh lambang; - komunikan - orang yang menerima pesan; - media - sarana atau saluran yang mendukung pesan bila komunikan jauh tempatnya atau banyak jumlahnya; - efek - dampak sebagai pengaruh dari pesan. Teknik berkomunikasi adalah cara atau “ seni ” penyampaian suatu pesanyang dilakukan seorang komunikator sedemikian rupa, sehingga menimbulkan dampak tertentu pada komunikan. Pesan yang disampaikan
komunikator adalah pemyataan sebagai paduan pikiran dan perasaan, dapat berupa ide, informasi, keluhan, keyakinan, imbauan, anjuran, dan sebagainya. Pernyataan tersebut dibawakan oleh lambang, umumnya bahasa. Dikatakan bahwa umumnya bahasa yang dipergunakan untuk menyalurkan pemyataan itu, sebab ada juga lambang lain yang dipergunakan, antara lain kial - yakni gerakan anggota tubuh - gambar, warna, dan sebagainya. Melambaikan tangan, mengedipkan mata, mencibirkan bibir, atau menganggukkan kepala adalah kial yang merupakan lambang untuk menunjukkan perasaan atau pikiran seseorang. Gambar, apakah itu foto, lukisan, sketsa, karikatur, diagram, grafik, atau lain-lainnya, adalah lambang yangbiasa digunakan untuk menyampaikan pemyataan seseorang. Demikian pula warna, seperti pada lampu lalu lintas: merah berarti berhenti, kuning berarti siap, dan hijau berarti berjalan; kesemuanya itu lambang yang dipergunakan polisi lalu lintas untuk menyampaikan instruksi kepada para pemakai jalan. Di antara sekian banyak lambang yang biaa digunakan dalam komunikasi adalah bahasa, sebab bahasa dapat menunjukkan pemyataan seseorang mengenai hal-hal, selain yang kongkret juga yang abstrak, baik yang terjadi saat sekarang maupun waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Tidak demikian kemampuan lambang-lambang lainnya.Yang penting dalam komunikasi ialah bagaimana caranya agar suatu pesan yang disampaikan komunikator itu menimbulkan dampak atau efek tertentu pada komunikan. Dampak yang ditimbulkan dapat diklasifikasikan menurut kadarnya, yakni: a. dampak kognitif, b. dampak afektif, c. dampak behavioral Dampak kognitif adalah yang timbul pada komunikan yang menyebabkan dia menjadi tahu atau meningkat intelektualitasnya. Di sini pesan yang disampaikan komunikator ditujukan kepada pikiran si komunikan. Dengan lain perkataan, tujuan komunikator hanyalah berkisar pada upaya mengubah pikiran diri komunikan. Dampak afektif lebih tinggi kadarnya daripada dampak kognitif. Di sini tujuan komunikator bukan hanya sekadar supaya komunikan tahu, tetapi tergerak hatinya; menimbulkan perasaan tertentu, misalnya perasaan iba, terharu, sedih, gembira, marah, dan sebagainya.
Yang paling tinggi kadarnya adalah dampak behavioral, yakni dampak yang timbul pada komunikan dalam bentuk perilaku, tindakan, atau kegiatan. Untuk contoh mengenai ketiga jenis dampak di atas dapat diambil dari berita surat kabar. Pernah sebuah surat kabar membuat berita yang dilengkapi foto mengenai seorang wanita yang menderita tumor yang menahun sehingga pemtnya besar tak terperikan. Peristiwa yang diberitakan lengkap dengan fotonya itu menarik perhatian banyak pembaca. Berita tersebut dapat menimbulkan berbagai jenis efek. Jika seorang pembaca hanya tertarik untuk membacanya saja dan kemudian ia menjadi tahu, maka dampaknya hanya berkadar kognitif saja. Apabila ia merasa iba atas penderitaan perempuan yang hidupiya tidak berkecukupan itu, berita tersebut menimbulkan dampak afektif. Tetapi kalau si pembaca yang tersentuh hatinya itu, kemudian pergi ke redaksi surat kabar yang memberitakannya dan menyerahkan sejumlah uang untuk disampaikan kepada si penderita, maka berita tadi menimbulkan dampak behavioral.
TEKNIK KOMUNIKASI
1. Komunikasi Informatif (informative Comunication)
Komunikasi informatif adalah suatu pesan kepada seseorang atau sejumlah orang tentang hal-hal baru yang diketahuinya. Teknik ini berdampak kognitif, pasalnya komunikan hanya mengetahui saja. Seperti halnya dalam penyampaian berita dalam media cetak maupun elektronik. Pada teknik informatif ini berlaku umum, medianya menimbulkan keserempakan, serta komunikasinya heterogen. Biasanya teknik informatif yang digunakan oleh media bersifat asosiasi, yaitu dengan cara menumpangkan penyajian pesan pada objek atau peristiwa yang sedang menarik perhatian khalayak.
Kendatipun demikian teknik informative ini dapat pula berlaku pada seseorang, seperti halnya kajian ilmu yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa, namun bersifat relative. Pasalnya pada kajian ilmu tertentu, sedikit banyak telah diketahui oleh mahasiswanya.
2. Komunikasi Persuasif (Persuasif Comunication )
Komunikasi persuasif bertujuan untuk mengubah sikap, pandapat, atau perilaku komunikasi yang lebih menekankan sisi psikologis komunikasi. Penekanan ini dimaksudkan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku. Tetapi persuasi dilakukan dengan luwes, halus, yang mengandung sifat-sifat manusiawi sehingga mengakibatkan kesadaran dan kerelaan yang disertai perasaan senang.
Agar komunikasi persuasive mencapai tujuan dan sasarannya, maka perlu dilakukan perencanaan yang matang dengan mempergunakan komponen-komponen ilmu komunikasi, yaitu: komunikator, pesan, media dan komunikan. Sehingga dapat terciptanya pikiran, perasaan dan hasil pengindraannya, terorganisasi secara mantap dan terpadu. Biasanya teknik ini efektif, komunikan bukan hanya sekedar tahu, tetapi tergerak hatinya dan menimbulkan perasaan tertentu.
3. Komunikasi Bersifat perintah ( Coersive/ Intrutif Cominication)
Komunikasi intruktif atau coersi comunikation adalah komunikasi berupa perintah, ancaman, sangsi dan lain-lain, yang bersifat paksaan. Sehingga orang-orang yang dijadikan sasaran (komunikan) melakukannya secara terpaksa. Biasanya teknik komunikasi seperti ini bersifat fear arousing, yaitubersifat menakut-nakuti atau menggambarkan resiko yang buruk. Serta tidak luput dari sifat red-herring, yaitu interes atau muatan kepentingan untuk meraih kemenangan dalam suatu konflik. Perdebatan dengan menepis argumentasi yang lemah kemudian dijadikan untuk menyerang lawan. Bagi seorang diplomat atau tokoh politik teknik tersebut menjadi senjata andalan dan sangat diplomatis.
4. Hubungan manusi (Human Relation)
Hubungan manusiawi merupakan terjemahan dari human relation. Adapula yang mengartikan hubungan manusia dan hubungan antar manusia, namun dalam kaitannya hubungan manusia tidak hanya dalam hal komunikasi saja. Namun didalam pelaksanaannya terkandung nilai-nilai kemanusiaan serta unsur-unsur kejiwaan yang amat mendalam. Seperti halnya mengubah sifat, pendapat atau perilaku seseorang. Jika ditinjau dari sisi ilmu komunikasi hubungan manusia ini termasuk kedalam komunikasi interpersonal, pasalnya komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih dan bersifat dialogis.
Hubungan manusia pada umumnya dilakukan untuk menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi, meniadakan salah pengertian dan mengembangkan tabiat manusia. Untuk melakukan hubungan manusia biasanya digunakan beberapa teknik pendekatan, yaitu pendekatan emosional (emosional approach) dan pendekatan social budaya (sosio-cultur approach).
a) Pendekatan Emosional (Emosional approach)
Teknik pendekatan yang biasanya digunakan dalam pendekatan semacam ini biasanya bersifat icing, yaitu seni menata pesan dengan emosional appeal sedemikian rupa, sehingga komunikan menjadi tertarik perhatiannya. Biasanya dianalogikan dengan kue yang baru dikeluarkan dari panggangan yang ditata dengan lapisan gula warna-warni, sehingga kue yang tadi tidak menarik menjadi indah dan memikat. Dalam hubungan ini komunikator mempertaruhkan kepercayaan komunikan terhadap fakta pesan yang disampaikan. Maka teknik ini berujung pay oof atau reward, yaitu bujukan atau rayuan dengan cara “mengiming-imingi” komunikan dengan hal yang menguntungkan atau menjanjikan harapan. Pada umumnya emosional approach ini menggunakan konseling sebagai senjata yang ampuh, baiak secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini bertujuan agar pesan bisa secara langsung menyentuh perasaan komunikan.
b) Pendekatan social budaya (sosio-cultur approach)
Salah satu tujuan komunikasi adalah tersampainya pesan komunikator kepda komunikan, maka dianjurkan bagi komunikator terlebih dahulu memahami perilaku sosial serta budaya masyarakat setempat yang akan menjadi komuikan. Hal ini bertujuan agar komunikan lebih memahami serta tidak merasa tersinggung oleh pesan yang disampaikan oleh komunikatar. Selain hal tersebut masyarakat yang menjadi komunikan tidak dapat terlepas dari budaya. Oleh karena itu aspek seni budaya yang berada disekitar komunikan berbeda. Jika komunikator tidak memperhatikan kerangka budaya yang berkembang ditenngah-tengah komunikan. Maka tidak menutup kemungkinan pesan yang disampaikan akan mendapatkan penolakan-penolakan, pasalnya budaya yang digunakan oleh masyarakat berasal dari falsafah hidupnya, serta menjadi suatu aturan yang secara tidak langsung mengaplikasikan pesan-pesan yang disampaikan. Jika pesan tersebut dapat selaras dengan budaya komunikasi maka pesan tersebut dapat menjadi suatu behavioral, yakni suatu dampak yang timbul pada komunikan dalam bentuk perilaku, tindakan, atau kegiatan.
Pengantar Ilmu Komunikasi
21:47 Edit This 0 Comments »
Komunikator merupakan pelaku utama dalam proses komunikasi yang berperan dalam mengambil inisiatif kemudian mengirim pesan kepada khalayak dan mengendalikan jalannya komunikasi tersebut. Untuk itu, seorang komunikator harus mengetahui apa syarat-syarat yang harus dimiliki sebelum memulai aktivitas komunikasinya.
MENGENAL DIRI SENDIRI
Mengenal diri adalah suatu hal yang sangat penting jika kta menempatka diri di tengah-tengah masyarakat.Sebab dengan mengenal diri, kita dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan yang ada pada diri kita. Untuk memahami diri, Joseph Luft dan Harrington Ingham memperkenalkan konsep “Johari Window”,sebuah kaca jendela terdiri atas empat bagian yakni wilayah terbuka (open area), wilayah buta (blind area), wilayah tersembunyi (hidden area), wilayah tak dikenal (unknown area). Keempat wilayah ini meupakan satu kesatuan yang terdapat dalam diri setiap orang. Orang yang ingin sukses bermasyarakat, harus memperbesar wilayah terbuka.Untuk mencapai komunikasi yang mengena, seorang komunikator selain mengenal dirinya, ia juga harus memiliki :
KEPERCAYAAN. Kredibilitas adalah seperangkat persepsi tentang kelebihan yang dimiliki sumber sehingga diterima atau diikuti oleh khalayak. Menurut bentuknya kredibilitas dapat dibedakan atas tiga macam, Initial Credibility yaitu kredibiitas yang diperoleh komunikator sebelum proses komunikasi berlangsung. Derived Credibility yaitu kredibilitas yang diperoleh seseorang pada saat komunikasi berlangsung. Terminal Credibility yaitu kredibilitas yang diperoleh seorang komunikator setelah pendengar mengikuti ulasannya.
DAYA TARIK. Faktor daya tarik banyak menentukan berhasil tidaknya komunikasi dimana pendengar atau pembaca bisa saja mengikuti pandangan seorang komunikator karena ia memiliki daya tarik dalam hal kesamaan, dikenal baik, disukai, dan fisiknya.
KEKUATAN. Kekuatan ialah kepercayaan diri yang harus dimiliki seorang komunikator jika ia ingin memengaruhi orang lain atau bisa juga sebagai kekuasaan dimana khalayak dengan mudah menerima suatu pendapat kalau hal itu disampaikan oleh orang yang memiliki kekuasaan. Faktor lain yang turut menentukan berhasil tidaknya komunikasi ialah Empathy (kemampuan untuk memproyeksikan diri kedalam diri orang lain) dan Homophily (adanya kesamaan yang dimiliki oleh seorang komunikator dengan khalayak.
Indah elza putri
PESAN
(Kode Verbal dan Nonverbal)
Pesan dalam proses komunikasi yang dikirim komunikator kepada penerima terdiri atas rangkaian simbol dan kode. Simbol adalah lambang yang memiliki suatu objek sementara kode adalah seperangkat simbol yang telah disusun secara sistematis dan teratur sehingga memiliki arti dan fungsi. Kode pada dasarnya dapat dibedakan atas dua macam, yakni
KODE VERBAL.Kode verbal dalam pemakaiannya menggunakan bahasa yang merupakan seperangkat kata yang telah disusun secara berstruktur sehinga menjadi kalimat yang mengandung arti. Tnpa bahasa manusia tidak bisa berfikir, bahasalah yang mempengaruhi pola-pola pikir seseorang. Ada tiga fungsi bahasa yang erat hubungannya dalam menciptakan komunikasi yang efektif ketiga fungsi itu ialah:
Untuk mempelajari tentang dunia sekeliling kita
Untuk membina hubungan yang baik diantara sesama manusia
Untuk menciptakan ikatan-ikatan dalam kehidupan manusia
KODE NONVERBAL.Kode nonverbal disebut sebagai bahasa isyarat atau bahasa diam. Kode nonverbal dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk yaitu
Proksemik adalah study tentang penggunaan jarak dalam menyampaikan pesan
Kinesik adalah study tentang gerakan tubuh atau badan
Wajah (facial) adalah study tentang petunjuk wajah
Paralinguistik adalah study tentang isyarat yang ditimbulkan dari tekanan atau irama suara sehingga penerima dapat memahami apa yang disampaikan.
Artifaktual adalah study tentang berbagai macam penampilan potongan tubuh.
TEKNIK PENGELOLAAN PESAN. Menurut Cassandra, ada dua model dalam penyusunan pesan yakni penyusunan pesan yang bersifat informatif (ditujukan pada perluasan wawasan dan kesadaran khalayak)dan penyusunan pesan yang bersifat persuasif (memiliki tujuan untuk mengubah persepsi,sikap,dan pendapat khalayak).
E31108864
MEDIA
Media adalah alat, saluran atau sarana yang digunakan utuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia dimana pesan yang diterima selanjutnya diproses dalam pikran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikap terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Namun media pada dasarnya digolongkan atas empat macam,
MEDIA ANTARPRIBADI. Untuk hubungan antarpribadi media yang tepat digunakan ialah surat dan telepon. Surat merupakan media komunikasi antarpribadi yang dulunya banyak digunakan karena surat dapat menampung pesan-pesan yang sifatnya pribadi, tertutup, dan tak terbatas oleh ruang dan waktu, sedangkan telepon yang sejak ditemukannya teknologi selular, penggunaannya semakin marak di kalangan anggota masyarakat karena selain memiliki kelebihan dalam kcepatan pengiriman dan penerimaan pesan, telepon juga memiliki biaya yang relatif murah. Hal tersebut menandakan bahwa pemakaian telepon selular tidak lagi sebagai prestise melainkan lebih banyak digunakan untuk kepentingan sehari-hari.
MEDIA KELOMPOK. Rapat, seminar, dan konferensi merupakan media kelompok yang banyak digunakan dalam aktivitas komunikasi yang melibatkan khalayak lebih dari 15 orang.Rapat digunakan untuk membicarakan hal-hal penting dari suatu organisasi. Seminar adalah media komunikasi yang bertujuan membicarakan masalah dengan menampilkan pembicara kemudian meminta pendapat peserta seminar.Konferensi adalah media komunikasi yang dihadiri oleh anggota dan pengurus organisasi tertentu.
MEDIA PUBLIK. Kalau khalayak sudah lebih 200-an orang, maka media komunikasi yang digunakan biasanya disebut media publik seperti rapat akbar dan rapat raksasa.
MEDIA MASSA. Jika khalayak tersebar tanpa diketahui dimana mereka berada, maka biasanya digunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, dan televisi untuk menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima. Karakteristik media massa ialah bersifat melembaga yaitu pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang, bersifat satu arah yaitu kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima, meluas dan serempak yaitu dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak sehingga informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang pada saat yang sama, memakai peralatan teknis atau mekanis, dan bersifat terbuka yaitu pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja.
GANGGUAN DAN RINTANGAN KOMUNIKASI
Komunikasi pada hakikatnya merupakan suatu sistem dimana gangguan komunikasi bisa terjadi pada semua subsistem atau unsur-unsur yang mendukungnya, termasuk faktor lingkungan di mana komunikasi itu terjadi. Gangguan komunikasi terjadi jika terdapat intervensi yang menggangu salah satu unsur sehingga proses komunikasi tidak berjalan efektif, sedangkan rintangan komunikasi merupakan hambatan yang membuat proses komunikasi tidak dapat berlangsung sebagaimana harapan komunikator dan penerima. Gangguan atau rintangan komunikasi pada dasarnya dapat dibedakan atas tujuh macam
Gangguan Teknis. Ganggua ini terjadi jika salah satu alat yang digunakan dalam berkomunikasi mengalami gangguan sehingga informasi yang dikirim melalui saluran mengalami kerusakan
Gangguan Semantik dan Psikologis. Gangguan semantik disebabkan karena kesalahan pada bahasa dan latar belakang budaya yang digunakan, gangguan ini merupakan suatu hal yang sangat peka dalam komunikasi karena telah menimbulkan persepsi yang keliru sehingga menimbulkan tanggapan yang salah. Rintangan Psikologis terjadi karena adanya gangguan yang disebabkan oleh persoalan-persoalan dalam diri individu.
Rintangan Fisik. Rintangan yang disebabkan karena kondisi geografis misalnya jarak yang jauh sehingga sulit dicapai sedangkan dalam komunikasi antarmanusia rintangan fisik bisa juga diartikan karena adanya gangguan organik seperti tidak berfungsinya salah satu pancaindra pada penerima.
Rintangan Status. Rintangan yang disebabkan karena jarak sosial diantara peseta komunikasi seperti perbedaan status antara atasan dan bawahan sehingga menuntut perilaku komunikasi untuk bersikap sesuai dengan etika yang sudah membudaya dalam masyarakat.
Rintangan Kerangka Berfikir. Rintangan ini disebabkan karena adanya perbedaan cara pandang antara komunikator dan komunikan mengenai pesan yang disampaikan dalam berkomunikasi, hal ini karena latar belakang pengalaman dan pendidikan yang berbeda.
Rintangan Budaya. Rintangan ini terjadi disebabkan karena adanya perbedaan norma, kebiasaan dan nilai-nilai yang dianut oleh pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi. Di negara-negara yang sedang berkembang masyarakatnya cenderung menerima informasi dari sumber yang memiliki banyak kesamaan dengan dirinya, seperti bahasa, agama, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya
KHALAYAK
Setiap komunikasi tentulah ditujukan kepada pihak tertentu sebagai penerima sasaran, pembaca, pendengar, pemirsa, audience, decoder atau komunikan pesan yang disampaikan. Unsur khalayak tidak boleh diabaikan, sebab berhasil tidaknya suatu proses komunikasi sangat ditentukan oleh khlayak. Khalayak dalam studi komunikasi bisa berupa individu, kelompok, masyarakat. Ada tiga aspek yang perlu diketahui seorang komunikator menyangkut khalayaknya, yakni
• Aspek sosiodemografik yaitu dimana komunikator perlu memahami hal-hal yang menyangkutjeniskelamin,usia,populasi,lokasi,tingkatpendidikan,bahasa,agama,pekerjaan,ideologi dan pemilikan media.
• Aspek profil psikologis ialah memahami khlayak dari segi kejiwaan, diantaranya emosi, bagaimana pendapat mereka, adakah keinginan mereka yang perlu dipahami, dan apakah mereka menyimpan rasa kecewa?
• Aspek karakteristik perilaku khalayak, perlu diketahui hal-hal seperti hobi, nilai dan norma, mobilitas sosisal, perilaku komunikasi.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui data sosiodemografik, profil psikologis dan Aspek karakteristik perilaku khalayak, yakni
• Survei. cara ini hasilnya cukup akurat, hanya saja memerlukan waktu, biaya, dan tenaga yang cukup
• Melihat data potensi atau buu statistik yang ada. cara ini lebih praktis, mudah, dan murah hanya saja ada kemungkinan data yang diperlukan tidak tersedia
• Wawancara. Cara ini juga mudah dan praktis hanya saja ada kemungkinan memiliki keterbatasan- keterbatasan terutama dalam daya ingat dan tercampurnya kepentingan pribadi dari responden.
Ada tiga macam selektivitas pesan yang bisa terjadi pada setiap penerima, yakni pemilihan informasi berdasarkan persepsi (selective perception), pemilihan berdasarkan liputan (selective exposure), dan pemilihan berdasarkan ingatan (selective retention)
b. Pengertian komunikasi secara terminologis. Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Dari pengertian itu jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang, di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain. Jadi, yang terlibat dalam komunikasi itu adalah manusia. Karena itu, komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah komunikasi manusia atau dalam bahasa asing human communication, yang sering kali pula disebut komunikasi sosial atau social comunication. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antarmanusia dinamakan komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan karena hanya pada manusia-manusiayang bermasyarakat terjadinya komunikasi. Masyarakat terbentuk dari paling sedikit dua orang yang saling berhubungan dengan komunikasi sebagai penjalinnya. Robinson Crusoe, yang hidup menyendiri di sebuah pulau terpencil, tidak hidup bermasyarakat karena dia hidup sendirian. Oleh sebab itu dia tidak berkomunikasi dengan siapa-siapa. Dari pengertian di atas/ komunikasiyang dibahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan, komunikasi transendental, dan komunikasi fisik. Komunikasi hewan adalah komunikasi antarhewan. Gajah dengan gajah berkomunikasi, bumng dengan bumng berkomunikasi,dan sebagainya. Pada kenyataannya memang ada manusia berkomunikasi dengan hewan, misalnya polisi dengan anjing pelacak, petani pembajak sawah dengan kerbau piaraannya,dan sebagainya. Tetapi komunikasi tersebut tidak termasuk pembahasan di sini. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “ gaib ” , termasuk komunikasi dengan Tuhan. Orang yang sedang sembahyang, baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang tengah meminta sesuatu, misalnya sembahyang hajat atau sembahyang istikharah di kalangan pemeluk agama Islam, adalah tengah berkomunikasi dengan Tuhan. Tetapi komunikasi jenis ini bukan komunikasi sosial, komunikasi antarmanusia. Komunikasi fisik adalah komunikasiyang menghubungkan tempat yang satu dengan tempat yang lain, misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta apt, bis, pesawat terbang, dan lain-lain kendaraan, yang mengangkut manusia. Tetapi ini bukan komunikasi sosial atau komunikasi antarmanusia.
Jadi, bukan masalah yang dibahas disini, meskipun ada kalanya terdapat kaitannya pula dengan komunikasi antarmanusia, misalnya surat berisikan pesan seseorang kepadaorang lain yang diangkut oleh kereta api atau pesawat terbang. Jadi, teknik berkomunikasi yang menjadi pokok permasalahan dalam pembahasan di sini adalah komunikasi antara seseorang dengan orang lain, komunikasi manusia atau komunikasi sosial yang, sebagaimana ditegaskan di atas, mengandung makna “ proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain ” . 2. Pengertian komunikasi secara paradigmatis Telah dijelaskan di muka dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekuensi dari hubungan sosial. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlihat pada perjumpaan dua orang. Mereka saling memberikan salam, bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga, dan sebagainya. Atau dapat disaksikan pada dua orang yang , meskipun tidak saling mengenai sebelumnya, tetapi karena duduk berdekatan, lalu terlibat dalam percakapan, misalnya di dalam kereta api, bis, atau pesawat terbang.
Pada kedua contoh situasi komunikasi itu tidak terdapat tujuan apa- apa, tetapi sekadar membunuh waktu karena rasanya tidak enak duduk bersama-sama berjam-jam tanpa saling menyapa. Dalam pengertian paradigmatis, komunikasi mengandung tujuan ter-tentu; ada yang dilakukan secara lisan, secara tatap muka, atau melalui media, baik media massa seperti surat kabar, radio, televisi, atau film, maupun media nonmassa, misalnya surat, telepon, papan pengumuman, poster, spandoek,dan sebagainya. Jadi komunikasi dalam pengertian paradigmatis bersifat intensional (intentional), mengandung tujuan; karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. Sejauh mana kadar perencanaan itu, bergantung kepada pesanyang akan dikomunikasikan dan pada komunikan yang dijadikan sasaran. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatis ini banyak definisi yang dikemukakan oleh para ahli, tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanyayang hakiki, yaitu:
Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan, yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude), pendapat (opinion), atau perilaku (behavior). Jadi ditinjau dari segi si penyampai pernyataan, komunikasi yangbertujuan bersifat informatifdan persuasif. Komunikasi persuasif (persuasive communication) lebih sulit daripada komunikasi informatif (informative communicattion), karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap, pendapat, atau penlaku seseorang atau sejumlahorang. Demikian pengertian komunikasi secara umum dan secara paradigmatis yang penting untuk dipahami sebagai landasan bagi penguasaan teknik berkomunikasi. Adalah komunikasi secara paradigmatis yang dipelajari dan diteliti ilmu Komunikasi.
PROSES KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diutarakan di atas, tampak ada-nya sejumlah komponen atau unsur yang dicakup, yang merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Dalam “ bahasa komunikasi ” komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut: - komunikator -orang yang menyampaikan pesan; - pesan - pernyataan yang didukung oleh lambang; - komunikan - orang yang menerima pesan; - media - sarana atau saluran yang mendukung pesan bila komunikan jauh tempatnya atau banyak jumlahnya; - efek - dampak sebagai pengaruh dari pesan. Teknik berkomunikasi adalah cara atau “ seni ” penyampaian suatu pesanyang dilakukan seorang komunikator sedemikian rupa, sehingga menimbulkan dampak tertentu pada komunikan. Pesan yang disampaikan
komunikator adalah pemyataan sebagai paduan pikiran dan perasaan, dapat berupa ide, informasi, keluhan, keyakinan, imbauan, anjuran, dan sebagainya. Pernyataan tersebut dibawakan oleh lambang, umumnya bahasa. Dikatakan bahwa umumnya bahasa yang dipergunakan untuk menyalurkan pemyataan itu, sebab ada juga lambang lain yang dipergunakan, antara lain kial - yakni gerakan anggota tubuh - gambar, warna, dan sebagainya. Melambaikan tangan, mengedipkan mata, mencibirkan bibir, atau menganggukkan kepala adalah kial yang merupakan lambang untuk menunjukkan perasaan atau pikiran seseorang. Gambar, apakah itu foto, lukisan, sketsa, karikatur, diagram, grafik, atau lain-lainnya, adalah lambang yangbiasa digunakan untuk menyampaikan pemyataan seseorang. Demikian pula warna, seperti pada lampu lalu lintas: merah berarti berhenti, kuning berarti siap, dan hijau berarti berjalan; kesemuanya itu lambang yang dipergunakan polisi lalu lintas untuk menyampaikan instruksi kepada para pemakai jalan. Di antara sekian banyak lambang yang biaa digunakan dalam komunikasi adalah bahasa, sebab bahasa dapat menunjukkan pemyataan seseorang mengenai hal-hal, selain yang kongkret juga yang abstrak, baik yang terjadi saat sekarang maupun waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Tidak demikian kemampuan lambang-lambang lainnya.Yang penting dalam komunikasi ialah bagaimana caranya agar suatu pesan yang disampaikan komunikator itu menimbulkan dampak atau efek tertentu pada komunikan. Dampak yang ditimbulkan dapat diklasifikasikan menurut kadarnya, yakni: a. dampak kognitif, b. dampak afektif, c. dampak behavioral Dampak kognitif adalah yang timbul pada komunikan yang menyebabkan dia menjadi tahu atau meningkat intelektualitasnya. Di sini pesan yang disampaikan komunikator ditujukan kepada pikiran si komunikan. Dengan lain perkataan, tujuan komunikator hanyalah berkisar pada upaya mengubah pikiran diri komunikan. Dampak afektif lebih tinggi kadarnya daripada dampak kognitif. Di sini tujuan komunikator bukan hanya sekadar supaya komunikan tahu, tetapi tergerak hatinya; menimbulkan perasaan tertentu, misalnya perasaan iba, terharu, sedih, gembira, marah, dan sebagainya.
Yang paling tinggi kadarnya adalah dampak behavioral, yakni dampak yang timbul pada komunikan dalam bentuk perilaku, tindakan, atau kegiatan. Untuk contoh mengenai ketiga jenis dampak di atas dapat diambil dari berita surat kabar. Pernah sebuah surat kabar membuat berita yang dilengkapi foto mengenai seorang wanita yang menderita tumor yang menahun sehingga pemtnya besar tak terperikan. Peristiwa yang diberitakan lengkap dengan fotonya itu menarik perhatian banyak pembaca. Berita tersebut dapat menimbulkan berbagai jenis efek. Jika seorang pembaca hanya tertarik untuk membacanya saja dan kemudian ia menjadi tahu, maka dampaknya hanya berkadar kognitif saja. Apabila ia merasa iba atas penderitaan perempuan yang hidupiya tidak berkecukupan itu, berita tersebut menimbulkan dampak afektif. Tetapi kalau si pembaca yang tersentuh hatinya itu, kemudian pergi ke redaksi surat kabar yang memberitakannya dan menyerahkan sejumlah uang untuk disampaikan kepada si penderita, maka berita tadi menimbulkan dampak behavioral.
TEKNIK KOMUNIKASI
1. Komunikasi Informatif (informative Comunication)
Komunikasi informatif adalah suatu pesan kepada seseorang atau sejumlah orang tentang hal-hal baru yang diketahuinya. Teknik ini berdampak kognitif, pasalnya komunikan hanya mengetahui saja. Seperti halnya dalam penyampaian berita dalam media cetak maupun elektronik. Pada teknik informatif ini berlaku umum, medianya menimbulkan keserempakan, serta komunikasinya heterogen. Biasanya teknik informatif yang digunakan oleh media bersifat asosiasi, yaitu dengan cara menumpangkan penyajian pesan pada objek atau peristiwa yang sedang menarik perhatian khalayak.
Kendatipun demikian teknik informative ini dapat pula berlaku pada seseorang, seperti halnya kajian ilmu yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa, namun bersifat relative. Pasalnya pada kajian ilmu tertentu, sedikit banyak telah diketahui oleh mahasiswanya.
2. Komunikasi Persuasif (Persuasif Comunication )
Komunikasi persuasif bertujuan untuk mengubah sikap, pandapat, atau perilaku komunikasi yang lebih menekankan sisi psikologis komunikasi. Penekanan ini dimaksudkan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku. Tetapi persuasi dilakukan dengan luwes, halus, yang mengandung sifat-sifat manusiawi sehingga mengakibatkan kesadaran dan kerelaan yang disertai perasaan senang.
Agar komunikasi persuasive mencapai tujuan dan sasarannya, maka perlu dilakukan perencanaan yang matang dengan mempergunakan komponen-komponen ilmu komunikasi, yaitu: komunikator, pesan, media dan komunikan. Sehingga dapat terciptanya pikiran, perasaan dan hasil pengindraannya, terorganisasi secara mantap dan terpadu. Biasanya teknik ini efektif, komunikan bukan hanya sekedar tahu, tetapi tergerak hatinya dan menimbulkan perasaan tertentu.
3. Komunikasi Bersifat perintah ( Coersive/ Intrutif Cominication)
Komunikasi intruktif atau coersi comunikation adalah komunikasi berupa perintah, ancaman, sangsi dan lain-lain, yang bersifat paksaan. Sehingga orang-orang yang dijadikan sasaran (komunikan) melakukannya secara terpaksa. Biasanya teknik komunikasi seperti ini bersifat fear arousing, yaitubersifat menakut-nakuti atau menggambarkan resiko yang buruk. Serta tidak luput dari sifat red-herring, yaitu interes atau muatan kepentingan untuk meraih kemenangan dalam suatu konflik. Perdebatan dengan menepis argumentasi yang lemah kemudian dijadikan untuk menyerang lawan. Bagi seorang diplomat atau tokoh politik teknik tersebut menjadi senjata andalan dan sangat diplomatis.
4. Hubungan manusi (Human Relation)
Hubungan manusiawi merupakan terjemahan dari human relation. Adapula yang mengartikan hubungan manusia dan hubungan antar manusia, namun dalam kaitannya hubungan manusia tidak hanya dalam hal komunikasi saja. Namun didalam pelaksanaannya terkandung nilai-nilai kemanusiaan serta unsur-unsur kejiwaan yang amat mendalam. Seperti halnya mengubah sifat, pendapat atau perilaku seseorang. Jika ditinjau dari sisi ilmu komunikasi hubungan manusia ini termasuk kedalam komunikasi interpersonal, pasalnya komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih dan bersifat dialogis.
Hubungan manusia pada umumnya dilakukan untuk menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi, meniadakan salah pengertian dan mengembangkan tabiat manusia. Untuk melakukan hubungan manusia biasanya digunakan beberapa teknik pendekatan, yaitu pendekatan emosional (emosional approach) dan pendekatan social budaya (sosio-cultur approach).
a) Pendekatan Emosional (Emosional approach)
Teknik pendekatan yang biasanya digunakan dalam pendekatan semacam ini biasanya bersifat icing, yaitu seni menata pesan dengan emosional appeal sedemikian rupa, sehingga komunikan menjadi tertarik perhatiannya. Biasanya dianalogikan dengan kue yang baru dikeluarkan dari panggangan yang ditata dengan lapisan gula warna-warni, sehingga kue yang tadi tidak menarik menjadi indah dan memikat. Dalam hubungan ini komunikator mempertaruhkan kepercayaan komunikan terhadap fakta pesan yang disampaikan. Maka teknik ini berujung pay oof atau reward, yaitu bujukan atau rayuan dengan cara “mengiming-imingi” komunikan dengan hal yang menguntungkan atau menjanjikan harapan. Pada umumnya emosional approach ini menggunakan konseling sebagai senjata yang ampuh, baiak secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini bertujuan agar pesan bisa secara langsung menyentuh perasaan komunikan.
b) Pendekatan social budaya (sosio-cultur approach)
Salah satu tujuan komunikasi adalah tersampainya pesan komunikator kepda komunikan, maka dianjurkan bagi komunikator terlebih dahulu memahami perilaku sosial serta budaya masyarakat setempat yang akan menjadi komuikan. Hal ini bertujuan agar komunikan lebih memahami serta tidak merasa tersinggung oleh pesan yang disampaikan oleh komunikatar. Selain hal tersebut masyarakat yang menjadi komunikan tidak dapat terlepas dari budaya. Oleh karena itu aspek seni budaya yang berada disekitar komunikan berbeda. Jika komunikator tidak memperhatikan kerangka budaya yang berkembang ditenngah-tengah komunikan. Maka tidak menutup kemungkinan pesan yang disampaikan akan mendapatkan penolakan-penolakan, pasalnya budaya yang digunakan oleh masyarakat berasal dari falsafah hidupnya, serta menjadi suatu aturan yang secara tidak langsung mengaplikasikan pesan-pesan yang disampaikan. Jika pesan tersebut dapat selaras dengan budaya komunikasi maka pesan tersebut dapat menjadi suatu behavioral, yakni suatu dampak yang timbul pada komunikan dalam bentuk perilaku, tindakan, atau kegiatan.
Pengantar Ilmu Komunikasi
21:47 Edit This 0 Comments »
Komunikator merupakan pelaku utama dalam proses komunikasi yang berperan dalam mengambil inisiatif kemudian mengirim pesan kepada khalayak dan mengendalikan jalannya komunikasi tersebut. Untuk itu, seorang komunikator harus mengetahui apa syarat-syarat yang harus dimiliki sebelum memulai aktivitas komunikasinya.
MENGENAL DIRI SENDIRI
Mengenal diri adalah suatu hal yang sangat penting jika kta menempatka diri di tengah-tengah masyarakat.Sebab dengan mengenal diri, kita dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan yang ada pada diri kita. Untuk memahami diri, Joseph Luft dan Harrington Ingham memperkenalkan konsep “Johari Window”,sebuah kaca jendela terdiri atas empat bagian yakni wilayah terbuka (open area), wilayah buta (blind area), wilayah tersembunyi (hidden area), wilayah tak dikenal (unknown area). Keempat wilayah ini meupakan satu kesatuan yang terdapat dalam diri setiap orang. Orang yang ingin sukses bermasyarakat, harus memperbesar wilayah terbuka.Untuk mencapai komunikasi yang mengena, seorang komunikator selain mengenal dirinya, ia juga harus memiliki :
KEPERCAYAAN. Kredibilitas adalah seperangkat persepsi tentang kelebihan yang dimiliki sumber sehingga diterima atau diikuti oleh khalayak. Menurut bentuknya kredibilitas dapat dibedakan atas tiga macam, Initial Credibility yaitu kredibiitas yang diperoleh komunikator sebelum proses komunikasi berlangsung. Derived Credibility yaitu kredibilitas yang diperoleh seseorang pada saat komunikasi berlangsung. Terminal Credibility yaitu kredibilitas yang diperoleh seorang komunikator setelah pendengar mengikuti ulasannya.
DAYA TARIK. Faktor daya tarik banyak menentukan berhasil tidaknya komunikasi dimana pendengar atau pembaca bisa saja mengikuti pandangan seorang komunikator karena ia memiliki daya tarik dalam hal kesamaan, dikenal baik, disukai, dan fisiknya.
KEKUATAN. Kekuatan ialah kepercayaan diri yang harus dimiliki seorang komunikator jika ia ingin memengaruhi orang lain atau bisa juga sebagai kekuasaan dimana khalayak dengan mudah menerima suatu pendapat kalau hal itu disampaikan oleh orang yang memiliki kekuasaan. Faktor lain yang turut menentukan berhasil tidaknya komunikasi ialah Empathy (kemampuan untuk memproyeksikan diri kedalam diri orang lain) dan Homophily (adanya kesamaan yang dimiliki oleh seorang komunikator dengan khalayak.
Indah elza putri
PESAN
(Kode Verbal dan Nonverbal)
Pesan dalam proses komunikasi yang dikirim komunikator kepada penerima terdiri atas rangkaian simbol dan kode. Simbol adalah lambang yang memiliki suatu objek sementara kode adalah seperangkat simbol yang telah disusun secara sistematis dan teratur sehingga memiliki arti dan fungsi. Kode pada dasarnya dapat dibedakan atas dua macam, yakni
KODE VERBAL.Kode verbal dalam pemakaiannya menggunakan bahasa yang merupakan seperangkat kata yang telah disusun secara berstruktur sehinga menjadi kalimat yang mengandung arti. Tnpa bahasa manusia tidak bisa berfikir, bahasalah yang mempengaruhi pola-pola pikir seseorang. Ada tiga fungsi bahasa yang erat hubungannya dalam menciptakan komunikasi yang efektif ketiga fungsi itu ialah:
Untuk mempelajari tentang dunia sekeliling kita
Untuk membina hubungan yang baik diantara sesama manusia
Untuk menciptakan ikatan-ikatan dalam kehidupan manusia
KODE NONVERBAL.Kode nonverbal disebut sebagai bahasa isyarat atau bahasa diam. Kode nonverbal dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk yaitu
Proksemik adalah study tentang penggunaan jarak dalam menyampaikan pesan
Kinesik adalah study tentang gerakan tubuh atau badan
Wajah (facial) adalah study tentang petunjuk wajah
Paralinguistik adalah study tentang isyarat yang ditimbulkan dari tekanan atau irama suara sehingga penerima dapat memahami apa yang disampaikan.
Artifaktual adalah study tentang berbagai macam penampilan potongan tubuh.
TEKNIK PENGELOLAAN PESAN. Menurut Cassandra, ada dua model dalam penyusunan pesan yakni penyusunan pesan yang bersifat informatif (ditujukan pada perluasan wawasan dan kesadaran khalayak)dan penyusunan pesan yang bersifat persuasif (memiliki tujuan untuk mengubah persepsi,sikap,dan pendapat khalayak).
E31108864
MEDIA
Media adalah alat, saluran atau sarana yang digunakan utuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia dimana pesan yang diterima selanjutnya diproses dalam pikran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikap terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Namun media pada dasarnya digolongkan atas empat macam,
MEDIA ANTARPRIBADI. Untuk hubungan antarpribadi media yang tepat digunakan ialah surat dan telepon. Surat merupakan media komunikasi antarpribadi yang dulunya banyak digunakan karena surat dapat menampung pesan-pesan yang sifatnya pribadi, tertutup, dan tak terbatas oleh ruang dan waktu, sedangkan telepon yang sejak ditemukannya teknologi selular, penggunaannya semakin marak di kalangan anggota masyarakat karena selain memiliki kelebihan dalam kcepatan pengiriman dan penerimaan pesan, telepon juga memiliki biaya yang relatif murah. Hal tersebut menandakan bahwa pemakaian telepon selular tidak lagi sebagai prestise melainkan lebih banyak digunakan untuk kepentingan sehari-hari.
MEDIA KELOMPOK. Rapat, seminar, dan konferensi merupakan media kelompok yang banyak digunakan dalam aktivitas komunikasi yang melibatkan khalayak lebih dari 15 orang.Rapat digunakan untuk membicarakan hal-hal penting dari suatu organisasi. Seminar adalah media komunikasi yang bertujuan membicarakan masalah dengan menampilkan pembicara kemudian meminta pendapat peserta seminar.Konferensi adalah media komunikasi yang dihadiri oleh anggota dan pengurus organisasi tertentu.
MEDIA PUBLIK. Kalau khalayak sudah lebih 200-an orang, maka media komunikasi yang digunakan biasanya disebut media publik seperti rapat akbar dan rapat raksasa.
MEDIA MASSA. Jika khalayak tersebar tanpa diketahui dimana mereka berada, maka biasanya digunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, dan televisi untuk menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima. Karakteristik media massa ialah bersifat melembaga yaitu pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang, bersifat satu arah yaitu kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima, meluas dan serempak yaitu dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak sehingga informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang pada saat yang sama, memakai peralatan teknis atau mekanis, dan bersifat terbuka yaitu pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja.
GANGGUAN DAN RINTANGAN KOMUNIKASI
Komunikasi pada hakikatnya merupakan suatu sistem dimana gangguan komunikasi bisa terjadi pada semua subsistem atau unsur-unsur yang mendukungnya, termasuk faktor lingkungan di mana komunikasi itu terjadi. Gangguan komunikasi terjadi jika terdapat intervensi yang menggangu salah satu unsur sehingga proses komunikasi tidak berjalan efektif, sedangkan rintangan komunikasi merupakan hambatan yang membuat proses komunikasi tidak dapat berlangsung sebagaimana harapan komunikator dan penerima. Gangguan atau rintangan komunikasi pada dasarnya dapat dibedakan atas tujuh macam
Gangguan Teknis. Ganggua ini terjadi jika salah satu alat yang digunakan dalam berkomunikasi mengalami gangguan sehingga informasi yang dikirim melalui saluran mengalami kerusakan
Gangguan Semantik dan Psikologis. Gangguan semantik disebabkan karena kesalahan pada bahasa dan latar belakang budaya yang digunakan, gangguan ini merupakan suatu hal yang sangat peka dalam komunikasi karena telah menimbulkan persepsi yang keliru sehingga menimbulkan tanggapan yang salah. Rintangan Psikologis terjadi karena adanya gangguan yang disebabkan oleh persoalan-persoalan dalam diri individu.
Rintangan Fisik. Rintangan yang disebabkan karena kondisi geografis misalnya jarak yang jauh sehingga sulit dicapai sedangkan dalam komunikasi antarmanusia rintangan fisik bisa juga diartikan karena adanya gangguan organik seperti tidak berfungsinya salah satu pancaindra pada penerima.
Rintangan Status. Rintangan yang disebabkan karena jarak sosial diantara peseta komunikasi seperti perbedaan status antara atasan dan bawahan sehingga menuntut perilaku komunikasi untuk bersikap sesuai dengan etika yang sudah membudaya dalam masyarakat.
Rintangan Kerangka Berfikir. Rintangan ini disebabkan karena adanya perbedaan cara pandang antara komunikator dan komunikan mengenai pesan yang disampaikan dalam berkomunikasi, hal ini karena latar belakang pengalaman dan pendidikan yang berbeda.
Rintangan Budaya. Rintangan ini terjadi disebabkan karena adanya perbedaan norma, kebiasaan dan nilai-nilai yang dianut oleh pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi. Di negara-negara yang sedang berkembang masyarakatnya cenderung menerima informasi dari sumber yang memiliki banyak kesamaan dengan dirinya, seperti bahasa, agama, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya
KHALAYAK
Setiap komunikasi tentulah ditujukan kepada pihak tertentu sebagai penerima sasaran, pembaca, pendengar, pemirsa, audience, decoder atau komunikan pesan yang disampaikan. Unsur khalayak tidak boleh diabaikan, sebab berhasil tidaknya suatu proses komunikasi sangat ditentukan oleh khlayak. Khalayak dalam studi komunikasi bisa berupa individu, kelompok, masyarakat. Ada tiga aspek yang perlu diketahui seorang komunikator menyangkut khalayaknya, yakni
• Aspek sosiodemografik yaitu dimana komunikator perlu memahami hal-hal yang menyangkutjeniskelamin,usia,populasi,lokasi,tingkatpendidikan,bahasa,agama,pekerjaan,ideologi dan pemilikan media.
• Aspek profil psikologis ialah memahami khlayak dari segi kejiwaan, diantaranya emosi, bagaimana pendapat mereka, adakah keinginan mereka yang perlu dipahami, dan apakah mereka menyimpan rasa kecewa?
• Aspek karakteristik perilaku khalayak, perlu diketahui hal-hal seperti hobi, nilai dan norma, mobilitas sosisal, perilaku komunikasi.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui data sosiodemografik, profil psikologis dan Aspek karakteristik perilaku khalayak, yakni
• Survei. cara ini hasilnya cukup akurat, hanya saja memerlukan waktu, biaya, dan tenaga yang cukup
• Melihat data potensi atau buu statistik yang ada. cara ini lebih praktis, mudah, dan murah hanya saja ada kemungkinan data yang diperlukan tidak tersedia
• Wawancara. Cara ini juga mudah dan praktis hanya saja ada kemungkinan memiliki keterbatasan- keterbatasan terutama dalam daya ingat dan tercampurnya kepentingan pribadi dari responden.
Ada tiga macam selektivitas pesan yang bisa terjadi pada setiap penerima, yakni pemilihan informasi berdasarkan persepsi (selective perception), pemilihan berdasarkan liputan (selective exposure), dan pemilihan berdasarkan ingatan (selective retention)
Senin, 16 November 2009
CO.CC
Mau membuat website murah tapi yang enggak murahan? pakai aja www.co.cc, sebuah layanan direct dns untuk hosting gratisan seperti 000webhost.com.
Tapi mau juga nikmatin layanan email berbasis domain gratisan yang ditawarkan oleh Google tanpa harus menggunakan mode url forwarding-nya www.co.cc.
Atau masih bingung ? ikuti tutorial ini dijamin pasti bisa langsung coba.
siapa sih yang enggk tau www.co.cc sebuah website yang memberikan layanan domain gratis berbasis "namaanda.co.cc". dari data yang dapat dilihat dari websitenya terlihat bahwa member dari Indonesia mendominasi layanan gratisan ini (ckckck). Bila dilihat dari pencarian di google maka dapat dikatakan bahwa pemilik domain co.cc ini adalah orang korea walaupun akhiran tld .cc itu bukanlah milik korea tapi milik negara "Cocos (Keeling) Islands".
Ada 3 cara yang dapat dipakai untuk mengalamatkan website yang kita miliki ke akhiran .co.cc
1. Manage DNS, dengan metode ini kita dapat memasukkan nama server dari hosting yang kita pakai. jadi lebih terlihat profesional karena alamat hosting yang asli akan tertutup dan selanjutnya akan digantikan oleh namaanda.co.cc (metode terbagus yang akan saya peragakan disini)
2. Zone Record, metode ini mengijinkan kita untuk mengatur pengalamatan MX, NS, A dan CNAME. Dengan pengaturan2 tersebut kita dapat mengubah2 server email (biasanya bila mau menggunakan jasa google apps) yang kita miliki dan pembentukan subdomain seperti "subdomain.namaanda.co.cc" yang dapat di-direct kealamat website lainnya.
3. URL Forwarding, ini yang paling gampang karena kita cukup menentukan alamat website asli kita yang akan kita tuju, tetapi cara ini kurang profesional soalnya alamat asli website kita akan terlihat sehingga namaanda.co.cc yang anda miliki hanya berperan sebagai pengalihan saja. tetapi metode inilah yang paling mudah juga bila kita ingin menggabungkan domain namaanda.co.cc dengan jasa google apps.
Dari sedikit penjelasan diatas, tentunya semua menginginkan metode Manage DNS, tapi bila mau menggabungkannya dengan google apps cara ini tidak akan bisa karena tidak ada fasilitas untuk mx dan cname seperti yang ada dicara ke-2 ataupun cara mudahnya di metode ke-3.
Suatu ketika saya pernah menanyakan tentang ke-3 metode yang dipakai untuk me-direct hosting yang kita miliki ke domain namaanda.co.cc ini bila ingin dipakai berbarengan. tapi dari balasan yang dikatakan bahwa saya (pemakai) hanya bisa memakai 1 metode saja untuk mengalamatkan sebuah website berakhiran .co.cc tersebut.
Karena saya sedang membuat website yang sedang diujicoba dengan hosting gratisan maka saya mencari cara supaya saya bisa menikmati layanan DNS sekaligus bisa mendaftarkan email di Google Apps
akhirnya saya menemukan sebuah hosting yang cukup terkenal juga di Indonesia yaitu 000webhost.com sebuah web hosting gratisan yang memiliki fasilitas direct DNS ke domain lain (seperti www.co.cc ini).
dengan hosting inilah akhirnya saya bisa mendapatkan fasilitas dns dan mx untuk google apps.
sekarang saya akan menunjukan pengaturan pada .co.cc (saya asumsikan anda telah mendaftar dan login)
isikan nameserver 1 dan 2 dengan ns01.000webhost.com dan ns02.000webhost.com
klik set up
lalu logout dari akun co.cc anda
sekarang kita beralih ke website 000webhost.com (saya asumsikan bahwa anda belum mendaftar) karena beginilah caranya. (lihat gambar)
ketik alamat domain yang telah anda daftarkan di www.co.cc lalu masukkan yang lainnya seperti biasa.
Tips : jangan menggunakan free subdomain.
selanjutnya anda bisa masuk ke cpanel yang ada disana tertulis bahwa domain belum terakses keservernya. Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam jadi ditunggu aja.
Setelah itu anda baru bisa me-manage file-file yang akan di upload ke server 000webhost.com
Daftar_Domain_free100Gb
Tapi mau juga nikmatin layanan email berbasis domain gratisan yang ditawarkan oleh Google tanpa harus menggunakan mode url forwarding-nya www.co.cc.
Atau masih bingung ? ikuti tutorial ini dijamin pasti bisa langsung coba.
siapa sih yang enggk tau www.co.cc sebuah website yang memberikan layanan domain gratis berbasis "namaanda.co.cc". dari data yang dapat dilihat dari websitenya terlihat bahwa member dari Indonesia mendominasi layanan gratisan ini (ckckck). Bila dilihat dari pencarian di google maka dapat dikatakan bahwa pemilik domain co.cc ini adalah orang korea walaupun akhiran tld .cc itu bukanlah milik korea tapi milik negara "Cocos (Keeling) Islands".
Ada 3 cara yang dapat dipakai untuk mengalamatkan website yang kita miliki ke akhiran .co.cc
1. Manage DNS, dengan metode ini kita dapat memasukkan nama server dari hosting yang kita pakai. jadi lebih terlihat profesional karena alamat hosting yang asli akan tertutup dan selanjutnya akan digantikan oleh namaanda.co.cc (metode terbagus yang akan saya peragakan disini)
2. Zone Record, metode ini mengijinkan kita untuk mengatur pengalamatan MX, NS, A dan CNAME. Dengan pengaturan2 tersebut kita dapat mengubah2 server email (biasanya bila mau menggunakan jasa google apps) yang kita miliki dan pembentukan subdomain seperti "subdomain.namaanda.co.cc" yang dapat di-direct kealamat website lainnya.
3. URL Forwarding, ini yang paling gampang karena kita cukup menentukan alamat website asli kita yang akan kita tuju, tetapi cara ini kurang profesional soalnya alamat asli website kita akan terlihat sehingga namaanda.co.cc yang anda miliki hanya berperan sebagai pengalihan saja. tetapi metode inilah yang paling mudah juga bila kita ingin menggabungkan domain namaanda.co.cc dengan jasa google apps.
Dari sedikit penjelasan diatas, tentunya semua menginginkan metode Manage DNS, tapi bila mau menggabungkannya dengan google apps cara ini tidak akan bisa karena tidak ada fasilitas untuk mx dan cname seperti yang ada dicara ke-2 ataupun cara mudahnya di metode ke-3.
Suatu ketika saya pernah menanyakan tentang ke-3 metode yang dipakai untuk me-direct hosting yang kita miliki ke domain namaanda.co.cc ini bila ingin dipakai berbarengan. tapi dari balasan yang dikatakan bahwa saya (pemakai) hanya bisa memakai 1 metode saja untuk mengalamatkan sebuah website berakhiran .co.cc tersebut.
Karena saya sedang membuat website yang sedang diujicoba dengan hosting gratisan maka saya mencari cara supaya saya bisa menikmati layanan DNS sekaligus bisa mendaftarkan email di Google Apps
akhirnya saya menemukan sebuah hosting yang cukup terkenal juga di Indonesia yaitu 000webhost.com sebuah web hosting gratisan yang memiliki fasilitas direct DNS ke domain lain (seperti www.co.cc ini).
dengan hosting inilah akhirnya saya bisa mendapatkan fasilitas dns dan mx untuk google apps.
sekarang saya akan menunjukan pengaturan pada .co.cc (saya asumsikan anda telah mendaftar dan login)
isikan nameserver 1 dan 2 dengan ns01.000webhost.com dan ns02.000webhost.com
klik set up
lalu logout dari akun co.cc anda
sekarang kita beralih ke website 000webhost.com (saya asumsikan bahwa anda belum mendaftar) karena beginilah caranya. (lihat gambar)
ketik alamat domain yang telah anda daftarkan di www.co.cc lalu masukkan yang lainnya seperti biasa.
Tips : jangan menggunakan free subdomain.
selanjutnya anda bisa masuk ke cpanel yang ada disana tertulis bahwa domain belum terakses keservernya. Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam jadi ditunggu aja.
Setelah itu anda baru bisa me-manage file-file yang akan di upload ke server 000webhost.com
Daftar_Domain_free100Gb
Minggu, 18 Oktober 2009
INDAHNYA PERSAHABATAN
Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MMATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Arti Persahabatan
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yg terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya ...
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MMATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Arti Persahabatan
Hidup ini bagaikan teka teki
di mana kita harus menebak ......
semua tangga yg terlihat hitam ataupun putih
kadang di saat kita bahagia sekali pun
Bagaikan air yg terus mengalir
tanpa menghiraukan .......
bahwa esok akan ada yg menantikan kesedihan
di saat dan dengan keadaan apa pun
Aku bisa merasakan arti persahabatan
yang seutuhnya ya.......itulah kawanku , temanku...
sahabatku yg selalu membuat aku
melupakan kesedihan dan kembali melangkah dengan ceria ....
Ku angkat wajahku......
ku buang rasa sakitku.....
ku ringankan langkahku....
ku ayun tanganku......
Satu hal yg akan ku ingat selamanya
Satu sahabat lebih baik dari apa pun
Karena dia mampu memberikan pegangan
Di saat kita terhuyung dan terjatuh
Dia jg mampu membuat kita tersenyum kembali dalam canda tawanya ...
Kamis, 01 Oktober 2009
Inilah 10 Tips Menulis Review Produk agar Penjualan Laris Manis
inilah-10-tips-menulis-review-produk-agar-penjualan-laris-manisDalam tiga jurus ampuh menjadi super reseller, yang bisa anda baca di member area Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, poin pertama adalah melakukan presell atau mereview produk tersebut. Melakukan pra penjualan dengan mereview produk bisa meningkatkan daya tarik calon pembeli produk anda.
Lalu bagaimana cara menulis review produk agar penjualan laris manis?
1. Pilih judul yang menarik dan unik. Misalnya 20 alasan memilih FormulaBisnis. Pastikan nama produk yang anda pasarkan dicantumkan dalam judul.
2. Jelaskan apa isi produk tersebut serta manfaatnya. Deskripsikan terlebih dahulu apa sebenarnya produk yang anda tawarkan. Bila ebook, jelaskan sebagai ebook (buku elektronik). Bila software, sebut sebagai software. Serta apa saja manfaat yang didapat pembelinya. Contoh seperti dilakukan Mas Endarta.
3. Penilaian anda. Bagaimana penilaian anda terhadap produk tersebut? Seberapa besar rekomendasi anda?
4. Tambahkan analisa anda. Seperti yang dilakukan rekan Edris Ernawan dalam reviewnya di sini.
5. Cantumkan garansi. Bila produk tersebut memberikan garansi, jangan lupa anda sebutkan pula garansinya.
6. Bonus. Bonus apa saja yang didapatkan bila membeli produk tersebut. Selain bonus yang didapat dari pemilik produk, sangat baik bila anda memberikan nilai tambah tersendiri. Tidak selalu harus ebook, nilai tambah yang bisa anda berikan juga berupa jasa, seperti dilakukan Mr-Mung.
7. Kelebihan produk. Apa saja kelebihan produk tersebut? Sampaikan dengan jelas dari kaca mata personal anda.
8. Kekurangan produk. Kekurangan produk bisa mungkin juga anda sampaikan. Namun, sebisa mungkin ubah kekurangan tersebut menjadi kekuatan. Sehingga memperkuat penawaran anda.
9. Menunjukkan komisi yang didapat. Uang merupakan magnet yang kuat. Sebagai pilihan, bila anda telah mendapatkan komisi, anda bisa tunjukkan komisi yang anda terima tersebut.
10. Menuliskan review lanjutan. Misal, cerita atau pengalaman yang berkaitan dengan produk tersebut. Contohnya seperti yang di sampaikan di blog dafidriau.
Sebagai tambahan, untuk mempercepat penjualan produk, silakan baca juga rahasia menjual produk lebih cepat dan 10 langkah mengeruk komisi sebagai affiliate.
Bagaimana? Sudahkah anda mereview produk yang anda promosikan?
Lalu bagaimana cara menulis review produk agar penjualan laris manis?
1. Pilih judul yang menarik dan unik. Misalnya 20 alasan memilih FormulaBisnis. Pastikan nama produk yang anda pasarkan dicantumkan dalam judul.
2. Jelaskan apa isi produk tersebut serta manfaatnya. Deskripsikan terlebih dahulu apa sebenarnya produk yang anda tawarkan. Bila ebook, jelaskan sebagai ebook (buku elektronik). Bila software, sebut sebagai software. Serta apa saja manfaat yang didapat pembelinya. Contoh seperti dilakukan Mas Endarta.
3. Penilaian anda. Bagaimana penilaian anda terhadap produk tersebut? Seberapa besar rekomendasi anda?
4. Tambahkan analisa anda. Seperti yang dilakukan rekan Edris Ernawan dalam reviewnya di sini.
5. Cantumkan garansi. Bila produk tersebut memberikan garansi, jangan lupa anda sebutkan pula garansinya.
6. Bonus. Bonus apa saja yang didapatkan bila membeli produk tersebut. Selain bonus yang didapat dari pemilik produk, sangat baik bila anda memberikan nilai tambah tersendiri. Tidak selalu harus ebook, nilai tambah yang bisa anda berikan juga berupa jasa, seperti dilakukan Mr-Mung.
7. Kelebihan produk. Apa saja kelebihan produk tersebut? Sampaikan dengan jelas dari kaca mata personal anda.
8. Kekurangan produk. Kekurangan produk bisa mungkin juga anda sampaikan. Namun, sebisa mungkin ubah kekurangan tersebut menjadi kekuatan. Sehingga memperkuat penawaran anda.
9. Menunjukkan komisi yang didapat. Uang merupakan magnet yang kuat. Sebagai pilihan, bila anda telah mendapatkan komisi, anda bisa tunjukkan komisi yang anda terima tersebut.
10. Menuliskan review lanjutan. Misal, cerita atau pengalaman yang berkaitan dengan produk tersebut. Contohnya seperti yang di sampaikan di blog dafidriau.
Sebagai tambahan, untuk mempercepat penjualan produk, silakan baca juga rahasia menjual produk lebih cepat dan 10 langkah mengeruk komisi sebagai affiliate.
Bagaimana? Sudahkah anda mereview produk yang anda promosikan?
Bagaimana Mendatangkan Pelanggan Baru Tanpa Henti untuk Bisnis Internet Anda
Seperti pernah saya sampaikan, pelanggan adalah nyawa bisnis internet anda. Tanpa pelanggan, anda bukan siapa-siapa. Sebaik apapun produk yang ditawarkan namun tanpa ada pelanggan yang berminat menggunakannya, bisnis internet anda berarti sedang menuju arah yang mengkhawatirkan. Karena itu, mendapatkan pelanggan atau pembeli baru adalah sebuah keharusan untuk kelangsungan bisnis internet anda.
Pertanyaannya, bagaimana mendatangkannya? Bagaimana membuat pembeli baru mau mencicipi produk anda, lalu membelinya, bahkan sampai menjadi pembeli setia yang berulang-ulang mengkonsumsi produk-produk anda?
Pembeli atau pelanggan baru merupakan penyambung kelangsungan bisnis internet anda. Untuk itu, menjadikan marketing sebagai salah satu fokus aktivitas bisnis internet anda merupakan sebuah keharusan.
Baiklah…langsung saja, bagaimanakah cara menggaet pelanggan baru?
* Sediakan Layanan atau Produk Gratis. Bisa berupa free trial hosting jika berbisnis hosting. Atau layanan konsultasi gratis jika seperti yang dilakukan rahasia gigi sehat. Bagi pebisnis internet berbasis produk informasi, menyediakan ebook gratis atau video gratis dapat menjadi jurusnya.
* Lakukan Viral Marketing. Viral marketing merupakan metode terampuh dalam menjalankan bisnis di internet. Bisa menjadikan pelanggan sebagai bagian tim penjualan seperti yang saya terapkan lewat program reseller Formula Bisnis dan Rahasia Blogging. Atau kreasi viral lainnya.
* Barengi dengan Promosi Berbayar. Adwords merupakan salah satu contohnya. Betul tidak ada jaminan kalau biaya promosi anda pasti akan kembali dan menuai keuntungan. Namun minimal anda akan tahu bagaimana melakukan promosi yang cepat tersebar.
* Berjaga di Pintu-Pintu Masuk Konsumen. Sebagai contoh, kalau untuk Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, blog jokosusilo.com ini merupakan salah satu pintu masuknya. Kalau misalnya, ada yang bertanya bagaimana untuk bergabung dengan Formula Bisnis, segera langsung jawab dengan menggunakan URL formulabisnis anda. Untuk hal yang satu ini, anda misalnya bisa belajar pada Mas Irwan yang sudah sangat paham bagaimana cara melakukannya.
* Maksimalkan Email Anda. Pada email anda, bubuhkan signature. Sehingga setiap anda mengirim email ke siapapun, selalu ada alamat situs web atau blog anda. Secara sengaja, ini juga merupakan cara anda membranding diri dan bisnis internet anda. Tentang bagaimana membuat signature email, mungkin akan saya bahas pada posting selanjutnya.
Bagaimana menurut anda? Anda mau menambahkan yang lain? Silakan sampaikan dengan mengisi komentar…
Salam ACTION!
Pertanyaannya, bagaimana mendatangkannya? Bagaimana membuat pembeli baru mau mencicipi produk anda, lalu membelinya, bahkan sampai menjadi pembeli setia yang berulang-ulang mengkonsumsi produk-produk anda?
Pembeli atau pelanggan baru merupakan penyambung kelangsungan bisnis internet anda. Untuk itu, menjadikan marketing sebagai salah satu fokus aktivitas bisnis internet anda merupakan sebuah keharusan.
Baiklah…langsung saja, bagaimanakah cara menggaet pelanggan baru?
* Sediakan Layanan atau Produk Gratis. Bisa berupa free trial hosting jika berbisnis hosting. Atau layanan konsultasi gratis jika seperti yang dilakukan rahasia gigi sehat. Bagi pebisnis internet berbasis produk informasi, menyediakan ebook gratis atau video gratis dapat menjadi jurusnya.
* Lakukan Viral Marketing. Viral marketing merupakan metode terampuh dalam menjalankan bisnis di internet. Bisa menjadikan pelanggan sebagai bagian tim penjualan seperti yang saya terapkan lewat program reseller Formula Bisnis dan Rahasia Blogging. Atau kreasi viral lainnya.
* Barengi dengan Promosi Berbayar. Adwords merupakan salah satu contohnya. Betul tidak ada jaminan kalau biaya promosi anda pasti akan kembali dan menuai keuntungan. Namun minimal anda akan tahu bagaimana melakukan promosi yang cepat tersebar.
* Berjaga di Pintu-Pintu Masuk Konsumen. Sebagai contoh, kalau untuk Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, blog jokosusilo.com ini merupakan salah satu pintu masuknya. Kalau misalnya, ada yang bertanya bagaimana untuk bergabung dengan Formula Bisnis, segera langsung jawab dengan menggunakan URL formulabisnis anda. Untuk hal yang satu ini, anda misalnya bisa belajar pada Mas Irwan yang sudah sangat paham bagaimana cara melakukannya.
* Maksimalkan Email Anda. Pada email anda, bubuhkan signature. Sehingga setiap anda mengirim email ke siapapun, selalu ada alamat situs web atau blog anda. Secara sengaja, ini juga merupakan cara anda membranding diri dan bisnis internet anda. Tentang bagaimana membuat signature email, mungkin akan saya bahas pada posting selanjutnya.
Bagaimana menurut anda? Anda mau menambahkan yang lain? Silakan sampaikan dengan mengisi komentar…
Salam ACTION!
3 Strategi Marketing Jalanan yang Ampuh Meningkatkan Profit secara Telak
Kebanyakan produk yang selama ini ditawarkan lewat marketing jalanan adalah produk yang bersifat konsumtif. Lihat saat bulan puasa seperti sekarang, mudah anda temui di pinggir jalan, para remaja yang menawarkan makanan atau minuman berbuka puasa. Di luar produk konsumtif, yang juga banyak ditawarkan lewat marketing jalanan adalah bisnis jasa seperti bengkel misalnya.
Lantas, bagaimana strategi marketing jalanan yang ampuh mendatangkan pembeli dan meningkatkan profit secara telak?
1. Bentuk Tim Marketing yang Bertenaga. Carilah para anggota tim marketing yang penuh energi. Mengapa? Karena marketing jalanan cukup menguras energi. Karena itu sebaiknya anda rekrut orang-orang muda. Bisa anak sekolahan atau mereka yang masih kuliah.
2. Tetapkan Target yang Jelas. Misalkan setiap marketer ditarget untuk mendatangi 10 rumah atau menemui 10 orang dalam satu jam dengan target closing minimal 30 persen.
3. Buat Penawaran yang Tak Kuasa Ditolak Konsumen. Apakah itu? Penawaran yang sensasional! Ini merupakan salah satu kunci keberhasilan marketing jalanan. Berikan penawaran yang sensasional yang membuat konsumen tidak kuasa menolaknya. Kalau kata Mas Bligus Ardhi di sini mengutip Tung Desem Waringin, penawaran sensasional bersandar pada USP (U = Ultimate Advantage, S = Sensational Offer, P = Powerful Promise).
Menerapkan marketing jalanan memiliki keunggulan pada kemudahan dalam mengukur tingkat efektivitasnya. Sebab, tidak harus menunggu sampai seminggu atau bahkan sebulan, anda bahkan bisa mengukur efektivitasnya berdasar ukuran setiap jam. Marketing jalanan merupakan pendobrak bila segala macam upaya marketing online yang selama ini anda lakukan belum membuahkan hasil memuaskan.
Salam ACTION!
Lantas, bagaimana strategi marketing jalanan yang ampuh mendatangkan pembeli dan meningkatkan profit secara telak?
1. Bentuk Tim Marketing yang Bertenaga. Carilah para anggota tim marketing yang penuh energi. Mengapa? Karena marketing jalanan cukup menguras energi. Karena itu sebaiknya anda rekrut orang-orang muda. Bisa anak sekolahan atau mereka yang masih kuliah.
2. Tetapkan Target yang Jelas. Misalkan setiap marketer ditarget untuk mendatangi 10 rumah atau menemui 10 orang dalam satu jam dengan target closing minimal 30 persen.
3. Buat Penawaran yang Tak Kuasa Ditolak Konsumen. Apakah itu? Penawaran yang sensasional! Ini merupakan salah satu kunci keberhasilan marketing jalanan. Berikan penawaran yang sensasional yang membuat konsumen tidak kuasa menolaknya. Kalau kata Mas Bligus Ardhi di sini mengutip Tung Desem Waringin, penawaran sensasional bersandar pada USP (U = Ultimate Advantage, S = Sensational Offer, P = Powerful Promise).
Menerapkan marketing jalanan memiliki keunggulan pada kemudahan dalam mengukur tingkat efektivitasnya. Sebab, tidak harus menunggu sampai seminggu atau bahkan sebulan, anda bahkan bisa mengukur efektivitasnya berdasar ukuran setiap jam. Marketing jalanan merupakan pendobrak bila segala macam upaya marketing online yang selama ini anda lakukan belum membuahkan hasil memuaskan.
Salam ACTION!
Langganan:
Postingan (Atom)