-->
Tampilkan postingan dengan label Asyiknya Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asyiknya Fisika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 November 2009

Fisika

Fisika (Bahia Yunnan: φυσικός (physikos), "alamiah", dan φύσις (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam Fisika makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli Fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (Fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos?
Beberapa sifat yang dipelajari dalam Fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika?. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi?, kimia?, geologi?, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika?. Misalnya, kimia? adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu Fisika seperti mekanika kuantum?, termodinamika, dan elektromagnetika?.

Fisika juga berkaitan erat dengan matematika?. teori Fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika? yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara Fisika dan matematika adalah: Fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara Fisika dan matematika, yakni Fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori Fisika

SEJARAH
Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan?. Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes? menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik? dan hidrostatik?. Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori Fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert. Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural Prinsip Matematika, memberikan penjelasan yang jelas dan teori Fisika yang sukses: Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber dari mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Prinsipia juga memasukan beberapa teori dalam dinamika fluid. Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitas memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori Fisika. Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik. Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika. Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.

Fisika

Fisika (Bahia Yunnan: φυσικός (physikos), "alamiah", dan φύσις (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam Fisika makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli Fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (Fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos?
Beberapa sifat yang dipelajari dalam Fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika?. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi?, kimia?, geologi?, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika?. Misalnya, kimia? adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu Fisika seperti mekanika kuantum?, termodinamika, dan elektromagnetika?.

Fisika juga berkaitan erat dengan matematika?. teori Fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika? yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara Fisika dan matematika adalah: Fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara Fisika dan matematika, yakni Fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori Fisika

SEJARAH
Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan?. Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes? menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik? dan hidrostatik?. Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori Fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert. Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural Prinsip Matematika, memberikan penjelasan yang jelas dan teori Fisika yang sukses: Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber dari mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Prinsipia juga memasukan beberapa teori dalam dinamika fluid. Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitas memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori Fisika. Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik. Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika. Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.

Hadirkan Khusyu' Dalam Shalat

Sesunguhnya Shalat merupakan salah satu kewajiban umat Islam yang bersifat praktis dan tentu saja amat besar pahalanya. Karena itu melakukan shalat dengan penuh kekhusyuan juga merupakan bagian yang sangat dianjurkan oleh syariat Islam.
Namun ternyata, untuk dapat khusyu dalam melakukan ibadah shalat tidaklah mudah. Hal ini memang wajar, karena iblis sudah bertekad untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Seperti yang terungkap dalam Al Qur'an, iblis akan menggoda umat manusia dari segala penjuru, baik depan, belakang, kiri atau kanan. Dengan demikian tipu daya iblis yang paling hebat adalah berusaha memalingkan kekhusyuan orang yang sedang shalat dan menaburkan perasaan was-was dalam hati orang yang sedang shalat.
Arti khusyu
Sikap tenang, tentram, perlahan, penghormatan dan ketundukan serta sikap yang disertai perasaan takut kepada Allah dan perasaan selalu diawasiNya.
Ganjaran khusyu
Allah berfirman, " Sesungguhnya beruntunglah orang yang beriman, yaitu orang khusyu dalam shalatnya, Mereka itulah yang akan mewarisi syurga Firdaus dan mereka kekal didalamnya. "
Dan juga dalam surat Al Ahzab; 35 " Allah memasukkan orang yang khusyu, baik laki maupun perempuan ke dalam hambahambaNya yang terpilih dan memberikan informasi bahwa mereka dijanjikan akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar
Ada Beberapa Kiat Yang dapat Mendatangkan Kekhusyuan Dalam Shalat
1. Persiapan diri untuk Shalat
Bagaimana mempersiapkan diri untuk sholat? Antara lain yaitu, berdo'a setelah adzan, berwudhu, membersihkan diri (gosok gigi), berhias dengan mengenakan baju yang bagus dan bersih serta menutup aurat.
2. Mengingat mati dalam shalat
Siapa tahu sebelum kita sempat melaksanakan sholat berikutnya, malaikat maut sudah datang menjemput kita. Maka laksanakanlah sholat seolah - olah sholat itu merupakan sholat kita yang terakhir. Sabda Nabi : Ingatlah kematian dalam shalatmu, sesungguhnya orang yang mengingat kematian dalam shalatnya, niscaya ia akan berusaha untuk menyempurnakan shalatnya
3. Menghayati ayat dan Zikir yang dibaca
Dengan menghayati ayat - ayat suci-Nya, kita berkomunikasi Allah. Mengerti apa arti dari bacaan shalat akan membuat kita lebih bisa menghayati dan menangis ketika berinteraksi dengan Sang Pencipta.
4. Menyadari bahwa Allah pasti mengabulkan do'a dalam Shalatnya
Dalam bacaan shalat terkandung do'a. Contohnya dalam surat Al Fatihah : Ihdinasshiratal Mustaqim. Shiratalladzina an'amta ‚alaihim. Ghairil Maghdubi ‚alaihi waladdhallin Artinya : Ya Allah ...tunjukkan kepadakau jalan yang lurus, yaitu jalan orangorang yang Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan kepada jalan orang yang kau murkai/ jalan yang sesat
5. Menghadap dan dekat dengan Tabir / Penghalang
Tujuannya ialah untuk membatasi pandangan orang yang sedang shalat agar lebih mudah untuk konsentrasi, menghindarkan diri dari lalu lalangnya orang, dan menjaga diri dari gangguan syetan. Sabda Nabi : Apabila salah seorang diantaramu shalat menghadap tabir niscaya syetan tidak dapat memutus shalatnya.
6. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada.
Posisi ini menunjukkan sikap seseorang yang meminta dengan penuh rendah hati dan ketundukan
7. Memandang ke tempat sujud
Rasulullah mencontohkan dalam shalatnya beliau senantiasa memandang ke tempat sujud saat melakukan shalat
8. Membaca beragam surat, ayat, zikir dan do'a dalam shalat
Bacaan yang bervariasi pada tiap-tiap shalat, akan menimbulkan perasaan yang baru dalam menerima kandungan ayat, zikir dan do'a yang sedang dibaca.
9. Melakukan sujud Tilawah bila membaca ayat sajadah
Gunanya agar dapat menambah kekhusyuan dan mengusir syetan. Sabda Nabi: Bila anak Adam membaca ayat sajadah kemudian melakukan sujud tilawah, syetan akan lari terbirit-birit sambil menangis dan berkata, aduh, celaka diriku, anak Adam diperintahkan sujud dan dia sujud maka baginya syurga, sedang aku diperintahkan sujud tapi akau enggan, maka bagiku neraka
10. Berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk
Sabda Nabi: Sesungguhnya jika seseorang akan shalat, maka datanglah syetan untuk mengacaukan shalatnya dan membuatnya ragu sudah berapa rakaat yang dikerjakan
11. Mengetahui keistimewaan khusyu dalam shalat
Salah satunya adalah dihapuskan dosanya selama 1 tahun selama dia tidak melakukan dosa besar
12. Bersungguh-sungguh dalam Berdo'a di tempat tertentu terutama dalam sujud
Sabda Nabi: "Seseorang yang paling dekat kepada Allah ialah ketika dia dalam keadaan sujud. Maka perbanyaklah berdo'a dan bersungguh-sungguhlah dalam berdo'a niscaya permohonanmu akan dikabulkan"
13. Memperbanyak zikir sehabis Shalat
Misalnya istighfar tiga kali untuk meminta ampun atas kekurangan yang dilakukan selama sholat.
Menghilangkan Kendala Yang Dapat Mengganggu Kekhusyuan Shalat
Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kendala yang dapat mengganggu kekhusyuan shalat :
1. Menghilangkan sesuatu yang dapat mengganggu orang shalat Ketika Aisyah akan memasang tirai bergambar, Rasul melarang karena gambarnya dapat mengganggu dalam mengerjakan shalat.
2. Tidak shalat dengan memakai pakaian yang ada hiasan, tulisan, gambar, warna warni yang mengganggu orang lain
3. Jangan shalat sementara hidangan telah tersedia Kita tidak akan shalat dengan khusyu karena hati kita akan teringat pada makanan itu.
4. Jangan mengerjakan shalat sambil menahan kencing atau buang air besar Sabda Nabi : Tidak boleh shalat sedangkan makanan telah tersedia di hadapannya dan tidak boleh juga shalat padahal ia menahan kencing atau buang air besar
5. Jangan shalat dalam keadaan ngantuk Sabda Nabi: Bila salah seorang diantara kalian mengantuk, tidurlah sampai hilang kantuknya baru shalat
6. Tidak shalat dibelakang orang yang sedang bicara atau tidur Hal ini jelas dapat mengganggu konsentrasi, apalagi jika obrolan dilakukan dengan suara keras.
7. Tidak menyibukkan diri dengan meratakan kotoran (pasir, tanah, batu) pada tempat sujud Hendaklah hal ini dilakukan sebelum sholat, bukan pada waktu sholat.
Semoga bermanfaat, amin.....
Sumber: Kiat Shalat Khusyu; Muhammad Al Munajjid

Kamis, 19 November 2009

Sejarah Perkembangan Fisika

Menurut Richtmeyer, sejarah perkembangan ilmu fisika dibagi dalam empat periode yaitu:
• Periode Pertama,
Dimulai dari zaman prasejarah sampai tahun 1550 an. Pada periode pertama ini dikumpulkan berbagai fakta fisis yang dipakai untuk membuat perumusan empirik. Dalam periode pertama ini belum ada penelitian yang sistematis. Beberapa penemuan pada periode ini diantaranya :

2400000 SM - 599 SM: Di bidang astronomi sudah dihasilkan Kalender Mesir dengan 1 tahun = 365 hari, prediksi gerhana, jam matahari, dan katalog bintang. Dalam Teknologi sudah ada peleburan berbagai logam, pembuatan roda, teknologi bangunan (piramid), standar berat, pengukuran, koin (mata uang).

600 SM – 530 M: Perkembangan ilmu dan teknologi sangat terkait dengan perkembangan matematika. Dalam bidang Astronomi sudah ada pengamatan tentang gerak benda langit (termasuk bumi), jarak dan ukuran benda langit. Dalam bidang sain fisik Physical Science, sudah ada Hipotesis Democritus bahwa materi terdiri dari atom-atom. Archimedes memulai tradisi “Fisika Matematika” untuk menjelaskan tentang katrol, hukum-hukum hidrostatika dan lain-lain. Tradisi Fisika Matematika berlanjut sampai sekarang.

530 M – 1450 M: Mundurnya tradisi sains di Eropa dan pesatnya perkembangan sains di Timur Tengah. Dalam kurun waktu ini terjadi Perkembangan Kalkulus. Dalam bidang Astronomi ada “Almagest” karya Ptolomeous yang menjadi teks standar untuk astronomi, teknik observasi berkembang, trigonometri sebagai bagian dari kerja astronomi berkembang. Dalam Sain Fisik, Aristoteles berpendapat bahwa gerak bisa terjadi jika ada yang nendorong secara terus menerus; kemagnetan berkembang ; Eksperimen optika berkembang, ilmu Kimia berkembang (Alchemy).

1450 M- 1550: Ada publikasi teori heliosentris dari Copernicus yang menjadi titik penting dalam revolusi saintifik. Sudah ada arah penelitian yang sistematis

• Periode Kedua
Dimulai dari tahun 1550an sampai tahun 1800an. Pada periode kedua ini mulai dikembangkan metoda penelitian yang sistematis dengan Galileo dikenal sebagai pencetus metoda saintifik dalam penelitian. Hasil-hasil yang didapatkan antara lain:

Kerja sama antara eksperimentalis dan teoris menghasilkan teori baru pada gerak planet.
Newton: meneruskan kerja Galileo terutama dalam bidang mekanika menghasilkan hukum-hukum gerak yang sampai sekarang masih dipakai.
Dalam Mekanika selain Hukum-hukum Newton dihasilkan pula Persamaan Bernoulli, Teori Kinetik Gas, Vibrasi Transversal dari Batang, Kekekalan Momentum Sudut, Persamaan Lagrange.
Dalam Fisika Panas ada penemuan termometer, azas Black, dan Kalorimeter.
Dalam Gelombang Cahaya ada penemuan aberasi dan pengukuran kelajuan cahaya.
Dalam Kelistrikan ada klasifikasi konduktor dan nonkonduktor, penemuan elektroskop, pengembangan teori arus listrik yang serupa dengan teori penjalaran panas dan Hukum Coulomb.

• Periode Ketiga
Dimulai dari tahun 1800an sampai 1890an. Pada periode ini diformulasikan konsep-konsep fisika yang mendasar yang sekarang kita kenal dengan sebutan Fisika Klasik. Dalam periode ini Fisika berkembang dengan pesat terutama dalam mendapatkan formulasi-formulasi umum dalam Mekanika, Fisika Panas, Listrik-Magnet dan Gelombang, yang masih terpakai sampai saat ini.

Dalam Mekanika diformulasikan Persamaan Hamiltonian (yang kemudian dipakai dalam Fisika Kuantum), Persamaan gerak benda tegar, teori elastisitas, hidrodinamika.
Dalam Fisika Panas diformulasikan Hukum-hukum termodinamika, teori kinetik gas, penjalaran panas dan lain-lain.
Dalam Listrik-Magnet diformulasikan Hukum Ohm, Hukum Faraday, Teori Maxwell dan lain-lain.
Dalam Gelombang diformulasikan teori gelombang cahaya, prinsip interferensi, difraksi dan lain-lain.

• Periode Keempat
Dimulai dari tahun 1890an sampai sekarang. Pada akhir abad ke 19 ditemukan beberapa fenomena yang tidak bisa dijelaskan melalui fisika klasik. Hal ini menuntut pengembangan konsep fisika yang lebih mendasar lagi yang sekarang disebut Fisika Modern. Dalam periode ini dikembangkan teori-teori yang lebih umum yang dapat mencakup masalah yang berkaitan dengan kecepatan yang sangat tinggi (relativitas) atau/dan yang berkaitan dengan partikel yang sangat kecil (teori kuantum).

Teori Relativitas yang dipelopori oleh Einstein menghasilkan beberapa hal diantaranya adalah kesetaraan massa dan energi E=mc2 yang dipakai sebagai salah satu prinsip dasar dalam transformasi partikel.
Teori Kuantum, yang diawali oleh karya Planck dan Bohr dan kemudian dikembangkan oleh Schroedinger, Pauli , Heisenberg dan lain-lain, melahirkan teori-teori tentang atom, inti, partikel sub atomik, molekul, zat padat yang sangat besar perannya dalam pengembangan ilmu dan teknologi.

Selasa, 17 November 2009

Fisika

Fisika (Bahia Yunnan: φυσικός (physikos), "alamiah", dan φύσις (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam Fisika makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli Fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (Fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos?
Beberapa sifat yang dipelajari dalam Fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika?. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi?, kimia?, geologi?, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika?. Misalnya, kimia? adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu Fisika seperti mekanika kuantum?, termodinamika, dan elektromagnetika?.

Fisika juga berkaitan erat dengan matematika?. teori Fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika? yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara Fisika dan matematika adalah: Fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara Fisika dan matematika, yakni Fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori Fisika

SEJARAH
Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan?. Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes? menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik? dan hidrostatik?. Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori Fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert. Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural Prinsip Matematika, memberikan penjelasan yang jelas dan teori Fisika yang sukses: Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber dari mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Prinsipia juga memasukan beberapa teori dalam dinamika fluid. Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitas memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori Fisika. Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik. Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika. Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.

Senin, 09 November 2009

KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN

Setiap pengukuran tidak pernah tetap dan mempunyai taksiran nilai. Mengukur adalah membandingkan suatu besaran yang dimiliki suatu alat yang besarannya sejenis dengan cara membaca skala.

Tujuan pengukuran adalah menentukan nilai besaran ukur. Hasil pengukuran merupakan nilai taksiran besaran ukur. Karena hanya merupakan taksiran maka setiap hasil pengukuran mempunyai kesalahan.

APA YANG DIUKUR?

Yang diukur adalah besaran-besaran fisika, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Contoh: panjang, massa dan waktu

UNTUK MENGUKUR, ALAT APA SAJA YANG DIGUNAKAN?

Banyak alat pengukur yang bisa digunakan, contohnya: mistar, timbangan, thermometer, jangka sorong, micrometer sekrup, dll.


- Mistar

Tingkat ketelitiannya 0.1 cm. Mistar adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus.

- Jangka Sorong

adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan bacaan digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0.01 untuk yang diatas 30cm.
- Mikrometer Sekrup

Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki 0.01 mm. Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut :

Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat, lapisan-lapisan, blok-blok dan batang-batang.

Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk menguukur garis tengah dari lubang suatu benda.

Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot.

Dalam melakukan pengukuran pasti terdapat kesalahan, baik kesalah alat maupun kesalahan si pengukur. Dengan kata lain pasti akan ada ketidakpasitian dalam pengukuran. Kesalahan adalah penyimpangan nilai ukur dari nilai benar. Kesalahan pengukuran ada tiga macam:

1.Kesalahan Sistematis

a. Kesalahan Kalibrasi (Faktor alat)

Penyesuaian kembali perangkat pengukuran agar sesuai dengan besaran dari standar akurasi semula.

b. Kesalahan Titik Nol (0)

Hal ini terjadi karena titik nol skala tidak berimpit dengan titik nol jarum penunjuk.

c. Kelelahan Alat

Dikarenakan alat sering dipakai terus menerus sehingga alat tidak akurat lagi. Contoh: pegas yang mulai mengendur; jarum penunjuk pada voltmeter bergesekan dengan garis skala.

d. Kesalahan Paralaks/Paralax (Sudut Pandang)

Ketika membaca nilai skala, pembaca berpindah tempat / tidak tepat melihatnya / obyek yang dilihat berbeda dengan obyek pertama yang diamati.

e. Kondisi Lingkungan

Ketika melakukan pengukuran, kondisi lingkungan berubah sehingga tidak bisa dilakukan pengukuran seperti biasa.

2. Kesalahan Rambang (Kesalahan yang Tidak Dapat Dikendalikan)

Disebabkan karena adanya sedikit fluktuasi pada kondisi-kondisi pengukuran . contoh fluktuasi tegangan listrik; gerak brown molekul udara; landasan obyek bergetar.

3. Keteledoran Pengamat

Keterbatasan pengamat dalam membaca hasil pengukuran.

Minggu, 18 Oktober 2009

Ada Orang Tenggelam di Danau yang Kedalaman Rata-Ratanya 15 Cm?

Pernah denger cerita aneh???

Ada orang tenggelam di danau yang kedalaman rata-ratanya 15 cm??!!!???

Jangan gak percaya dulu... Ini sangat mungkin lhoo...

Pada bagian pinggir danau kedalaman danau hanya 2 cm, 5 cm sampai 10 cm.. tapi ada bagian danau yang berada di tengah mencapai 5 meter. Kalo dirata-ratakan kedalaman danau cuma 15 cm, karena bagian yang dalam cuma sedikit...

Kalau hanya melihat dari rata-rata yang merupakan suatu nilai pemusatan memang bisa menyesatkan. Tapi kalau melihat standar deviasi yang tinggi, menandakan rata-rata perbedaan kedalaman danau dengan rata-ratanya sangat tinggi. Atau bisa dikatakan sangat bervariasi tingkat kedalamannya.

Makanya jangan menilai sesuatu hanya dengan nilai pemusatan data, tapi juga harus melihat nilai penyebaran data...

DISADUR DARI:http://winnerstatistik.blogspot.com

KISAH KOREK API DAN STATISTIKA

Pada suatu hari, ada seorang ibu menyuruh anaknya untuk membeli sekotakkorek api. Sang ibu mengingatkan pada anaknya agar tidak tertipu dengan korek api yang jelek, dan si anak harus memastikan bahwa korek api yang dibelinya berkualitas bagus.

Kemudian si anak pergi membeli sekotak korek api sesuai dengan kemauan ibunya....

Tak lama kemudian si anak membawa sekotak korek api dengan wajah yang berseri-seri. Si anak memberikan kepada sang ibu sekotak korek api yang kosong seraya berkata:
"Bu, saya yakin bahwa korek api ini sangat bagus kualitasnya, karena sudah saya coba menyalakan semua batang korek api ini, dan ternyata semuanya menyala..."

Hehehe...

Itulah akibatnya kalau kita melakukan segala sesuatu tanpa menggunakan prinsip dasar Statistika, yaitu 'sampling'.

Untuk memastikan bahwa sekota korek api berkualitas bagus tidak perlu mencoba menyalakan semua batang korek api, namun hanya cukup beberapa saja. Inilah yang dimaksud dengan sampling...

Yup, sampling sangatlah dibutuhkan di berbagai bidang kehidupan. Dalam membuat suatu kesimpulan dari suatu hal, kita tidak harus menggali seluruh informasi dari hal tersebut. Namun hanya memerlukan sedikit saja informasi yang telah dianggap mewakili seluruhnya sesuai dengan tingkat keragamannya...

Perlu diingat bahwa dalam melakukan sampling diperlukan suatu teknik khusus yang telah disediakan dalam ilmu statistik. Teknik Sampling tersebut dapat menjamin tingkat akurasi, validasi, keandalan, dan keterwakilan dari data yang diambil. Selain itu, teknik sampling juga memperhatikan tingkat efisiensi dari berbagai hal, misalnya dana, waktu, tingkat kesulitan, dan lain-lain.

Untuk itu, saya menyerukan kepada semua kalangan untuk menggunakan sampling dengan menggunakan teknik sampling yang benar dalam melakukan berbagai pembuatan kesimpulan.
Khusunya saya menyerukan kepada:
1. Hakim dan Jaksa di pengadilan untuk dapat mempertimbangkan hasil analisis dengan menggunakan data sampling sesuai metode statistika;
2. Kepada birokrat-birokrat Pemerintah Indonesia agar lebih pertimbangan data sampling daripada persepsi dirinya pribadi dalam setiap melakukan pembuatan keputusan;
3. Semua akademisi yang sedang melakukan penelitian agar menggunakan teknik sampling yang diakui secara bernar dalam statistika;
4. Bidang-bidang lain yang relevan...

DISADUR DARI:http://winnerstatistik.blogspot.com/2007_11_01_archive.html

Kamis, 01 Oktober 2009

kabel serat optik

kabel serat optik adalahsuatu bahan yang mampu mentranmisikan cahaya sesuai dengan panjangnya melalui refleksibel internal. kabel yang terbuat dari serat ini mampu menghasilkan bandwith kecepatan tinggi yang mampu melakukan tranmisi triliunan bit informasi perdetiknya.

dengan kecepatan sebesar ini, sebuah kabel serat optik mampu melakukan tranmisi yang setara dengan kapasitas seluruh stasiun TV diseluruh dunia pada waktu yang bersamaan.

dibanding jika menggunakan kabel jenis tembaga, penggunaan kabel jenis serat optik akan lebih menguntungkan. hal ini dikarenakan: sangat aman karena tidak ada tegangan listrik yang dilaluinya, dapat bekerja pada berbagai suhu dan menurunkan biaya pemasangan sistem jaringan

Gaya Angkat Udara

Percaya atau tidak, kamu bisa membuat dua benda bermassa sama, terapung dan tenggelam masing-masing secara bersamaan. Jadi, ketika kamu meletakkan dua benda tersebut kedalam air, yang satu akan terapung, satu lagi tenggelam. Koq bisa?


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1.Dua benda bermassa sama. Kamu bisa menggunakan 2 tumpukkan yang masing-masing berisi 5 keping logam 500 rupiah
2.Dua lembar kertas karton berukuran 20x20 cm
3.Dua lembar alumunium foil berukuran 20x20 cm
4.Satu baskom besar berisi air


Cobalah Ini:
Lapisilah masing-masing karton dengan alumunium foil. Lalu, ambil salah satunya dan bentuklah menjadi sebuah wadah menyerupai box untuk membungkus kue tart (kita akan menyebutnya menyerupai kapal-kapalan). Letakkan 5 tumpuk koin di dalamnya.
Ambillah 5 tumpuk koin lainnya dan bungkuslah dengan karton yang belum digunakan. Kamu bisa membungkusnya dengan berbagai cara. Lebih baik kamu bentuk seperti gumpalan kertas biasa.
Letakkanlah keduanya diatas permukaan air secara bersamaan. Apa yang terjadi?


Apa yang terjadi?
Koin yang berada didalam kapal-kapalan terapung. Sedangkan koin yang berada didalam gumpalan kertas akan tenggelam. Hal ini terjadi karena air memiliki gaya angkat yang sama pada tiap benda. Gaya tersebut berkerja sesuai luas permukaan bendanya itu sendiri. Pada bentuk kapal-kapalan, bagian dasar kapal-kapalan memiliki luas permukaan yang lebih besar daripada bentuk gumpalan kertas biasa. Sehingga kapal-kapalan itu menangkap gaya apung lebih banyak dan membuatnya bisa tetap ada di permukaan air meski membawa beban yang sama.
Hal ini juga menjelaskan kenapa kapal laut atau sekoci kecil bisa mengapung di permukaan air.

Bermain Sulap dengan Magnet

Apakah magnet dapat berinteraksi tanpa menyentuh bendanya? Para ilmuwan telahmencobanya melalui udara, air, kaca, dan benda lainnya. Kamu dapat mencobanya dan tunjukkanlah “Sulap” ini kepada teman-temanmu.


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1.Sebuah magnet batang atau magnet U
2.Penjepit kertas
3.Serbuk besi atau benda dari besi lainnya
4.Selotip
5.Kertas
6.Gelas
7.Air
8.Benang


Cobalah Ini:
1. Ikat penjepit kertas pada ujung benang. Lalu tempelkan ujung benang yang lainnya dengan selotip pada meja atau lantai. Pelan-pelan dekatkan magnet kearah penjepit kertas sampai penjepit kertas tersebut tertarik. Hati-hati, jangan sampai penjepit kertasnya menempel di magnet. Cobalah kamu angkat magnet keatas perlahan-lahan, usahakan jarak magnet ke penjepit kertas selalu sama, apakah penjepit kertasnya akan terbawa keatas mengikuti magnet?

2. Coba letakkan magnet di meja atau lantai, lalu tutupi dengan selembar kertas. Setelah itu letakkan penjepit kertas diatasnya, usahakan jaraknya tidak terlalu jauh dari ujung magnet. Dekatkan secara perlahan-lahan. Apa yang terjadi, apakah penjepit kertasnya tertarik oleh magnet?

Taruh serbuk besi kedalam gelas. Jika tidak ada cobalah cari benda yang terbuat dari besi seperti paku. Setelah itu, dekatkan magnet dari luar gelas. Apakah serbuk besi yang ada dalam gelas bisa tertarik oleh magnet?


3. Sekarang, tuangkan air kedalam gelas berisi serbuk besi tadi. Lalu cobalah dekatkan magnet dari luar gelas lagi. Kali ini apakah serbuk besinya tertarik oleh magnet? Setelah selesai, segera buang airnya dan keringkan serbuk besinya dengan tissue agar tidak karatan.
Fakta Mengenai Magnet:
Ternyata, magnet bisa menarik benda-benda yang terbuat dari besi walaupun ada penghalang berupa udara, air, kertas, maupun kaca. Jadi magnet bisa menarik besi tanpa perlu bersentuhan dengan besinya secara langsung. Asalkan penghalangnya tidak terlalu tebal untuk magnet yang kecil

Gaya Tegangan Permukaan

Kali ini kita akan melihat bagaimana gaya tegang permukaan air dapat dipengaruhi oleh zat lainnya. Kira-kira apa yang akan terjadi dengan permukaan airnya ya?


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1.Satu helai benang berukuran sekitar 15 cm
2.Wadah berisi air
3.Sabun cair


Cobalah Ini:
Letakkanlah benang dalam bentuk melingkar diatas permukaan air, tapi jangan diikat. Pastikan benang tersebut mengambang. Tidak tenggelam. Kemudian teteskanlah setetes sabun cair pada posisi ditengah lingkaran benang tersebut. Perhatikan apa yang terjadi pada benangnya!


Apa yang terjadi?
Benang yang tadinya berbentuk lingkaran perlahan-lahan melebar sehingga ujung-ujungnya memisah. Hal ini karena pada awalnya, gaya tegang permukaan menahan posisi benang sehingga bisa berbentuk lingkaran. Tapi kemudian setelah ditetesi sabun cair, daerah disekitar tetesan sabun tersebut menjadi lemah ikatannya. Dan daerah permukaan diluar benang yang ikatan molekul airnya lebih kuat akan menarik benang sehingga bentuk benang menjadi melebar dan tidak lagi berbentuk lingkaran.

Interaksi Magnet

Selama beratus tahun, kita mengetahui kegunaan magnet. Beberapa benda merspon gaya yang diberikan magnet, atau tertarik; namun ada yang tidak terpengaruh. Apa saja benda yang dapat dipengaruhi oleh magnet? Coba eksperimen ini dan cari tahu!


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1. Sebuah magnet batang
2. Paku payung (hati-hati, mintalah orang yang lebih tua untuk membantumu)
3. Sebuah pensil
4. Sebuah penghapus
5. Selembar kertas
6. Pisau (hati-hati, mintalah orang yang lebih tua untuk membantumu)
7. Kunci
8. Koin
9. Kain bekas
10. Sisir
11. Peralatan alumunium
12. Selembar pita kaset bekas


Cobalah Ini:
Sentuhkan magnet batangmu ke masing-masing benda. Benda apa saja yang tertarik dan menempel pada batang magnet? Benda apa saja yang tidak tertarik oleh magnet?

Catatlah hasilnya pada tabel dibawah dengan memberikan tanda dibawah tulisan ya untuk benda yang tertarik oleh magnet atau tidak untuk benda yang tidak tertarik oleh magnet. Tuliskan juga dari bahan apa benda-benda tersebut dibuat pada tabel bertuliskan bahan. Cobalah dengan benda lainnya!
Fakta Mengenai Magnet:
Apakah kamu mendapati bahwa hanya benda yang berasal dari besi dan baja saja yang tertarik dengan magnet? Ternyata magnet juga menarik kobalt dan nikel.

Umumnya magnet terbuat dari besi dan baja, biasanya juga merupakan campuran dengan bahan lain seperti kobalt dan nikel. Tapi beberapa magnet terbuat dari plastik dan keramik yang dicampur dengan serbuk magnet

Aliran Udara

Apakah tiupan udara akan selalu membuat benda melengkung membesar? Ternyata tidak juga. Coba kamu lakukan percobaan ini.
Apa Yang Kamu Butuhkan?
1. Dua buku yang sama besar atau banda lain yang berukuran sama
2. Selembar kertas
3. Sedotan
Cobalah Ini:
Letakkanlah selembar kertas diantara dua buah buku, sehingga menyerupai sebuah jembatan. Pastikan bentuk kertasnya tidak melengkung. Kemudian, dengan menggunakan sedotan, tiuplah bagian bawah kertas yang berada diantara dua buku. Perhatikanlah apa yang terjadi dengan kertasnya.


Apa yang terjadi?


Ketika kamu meniup di bagian bawah kertas, kamu akan melihat kertas akan melengkung kedalam mendekati sedotan. Tidak terbang atau tertiup keluar.
Ketika kamu meniup, kamu membuat tekanan udara dibawah kertas menjadi lebih kecil bila dibandingkan dengan tekanan udara diatas kertas. Sehingga tekanan udara diatas kertas akan menekan kertas kebawah, dan bentuk kertas akan melengkung mendekati sedotan dan tidak terbang keatas.

Arus Pendek

Kita mengetahui listrik harus melalui rangkaian tertutup untuk dapat mengalir. Tapi terkadang, aliran listrik dapat terganggu. Cobalah eksperimen ini untuk mengetahui apa itu arus pendek dan apa yang dapat terjadi akibat arus pendek.


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1. Dua kabel 30 cm
2. Bola lampu kecil dan soketnya
3. Baterai 9 volt
4.Kancing baterai


Cobalah Ini:
Kelupas plastik kabel pada kedua ujung kebel dan pada bagian tengah kabel. Hubungkan masing-masing kabel pada masing-masing kutub baterai dan hubungkan dengan soket lampu. Perhatikan apa yang terjadi?

BAHAYA! Sekarang, dengan cepat hubungkan bagian tengah kabel yang terkelupas. Lakukan ini hanya selama dua detik saja, dan pastikan tanganmu MENYENTUH BAGIAN PLASTIK KABEL. Kabelnya mungkin akan terasa panas. Apa yang terjadi pada lampu?

Fakta Mengenai Magnet:
Ketika kamu membuat rangkaian listrik biasa, listrik akan memanaskan kawat filamen yang ada pada bola lampu dan membuatnya menyala. Tapi ketika kamu menyilangkannya (menghubungkan bagian tengah kabel yang terkelupas tadi), lampu akan mati. Ingatlah: Listrik akan mengambil lintasan yang lebih mudah (lebih pendek) dari suatu rangkaian.

Ketika kamu menyilangkannya, kamu membuat arus pendek. Arus pendek ini tidak akan memanaskan filamen bola lampu agar menyala, tapi justru akan memanaskan kabel. Kamu mungkin akan mencium bau hangus ketika ini terjadi.


ARUS PENDEK SANGAT BERBAHAYA DAN DAPAT MENIMBULKAN KERUSAKAN BESAR. JADI SELALU WASPADA DENGAN MATA DAN HIDUNGMU UNTUK MELIHAT DAN MENCIUM APABILA ADA TANDA-TANDA ARUS PENDEK.

Fiber Berkas Cahaya

Kamu mengetahui bahwa cahaya terdiri dari 3 warna dasar, biru, hijau, merah. Bedakan dengan warna primer biru, kuning, merah. Nah, pada percobaan ini kamu akan mencoba memilah cahaya-cahaya tersebut.


Apa Yang Kamu Butuhkan?
1.Filter warna biru, hijau, merah. Kamu bisa menggunakan plastik transparan berwarna
2.Beberapa gambar dengan warna garis yang berbeda, biru, hijau, merah.


Cobalah Ini:
Ambil salah satu gambar, kemudian letakkan filter diatasnya. Perhatikan apa yang terjadi dengan gambarnya. Cobalah dengan filter warna lain.
Setelah itu, kamu harus mencoba dengan gambar berwarna lainnya dan dengan filter yang berbeda. Apa yang kamu amati pada gambar tersebut?


Apa yang terjadi?
Kamu akan mellihat gambar dengan warna biru akan terlihat oleh filter selain biru, merah oleh selain merah, dan hijau oleh selain hijau.
Filter berkerja dengan menyaring cahaya yang lewat. Filter hijau akan menyaring warna hijau saja yang bisa lewat.
Suatu benda terlihat berwarna, katakanlah benda akan terlihat berwarna hijau karena cahaya berwarna selain hijau diserap oleh benda hijau tersebut dan yang dipantulkan ke mata kita hanyalah cahaya berwarna hijau.
Filter hijau akan meneruskan hanya cahaya hijau pada seluruh permukaan filter. Sehingga ketika gambar berwarna hijau kita lihat dengan filter hijau, kita tidak akan bisa melihat gambar hijau tersebut karena bercampur dengan hijau pada seluruh permukaan filter. Sedangkan ketika kita melihat warna merah melalui filter hijau, warna hijau yang diteruskan filter akan diserap oleh warna merah dan tidak dipantulkan ke mata kita. Sehingga kita hanya akan melihat warna hitam/gelap.